Tanggung Jawab Hukum Pelaku Usaha Cross-Border E-Commerce Terhadap Perlindungan Konsumen Indonesia
Abstract
Perkembangan pesat teknologi digital dan e-commerce internasional telah membawa dampak signifikan pada pola transaksi perdagangan, termasuk dalam transaksi lintas negara atau cross-border e-commerce. Fenomena ini memberikan kemudahan bagi konsumen di Indonesia untuk mengakses produk dari pelaku usaha luar negeri. Namun, di sisi lain, hal ini juga memunculkan tantangan dalam hal perlindungan konsumen, mengingat perbedaan hukum dan yurisdiksi antara negara pelaku usaha dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum pelaku usaha cross-border e-commerce terhadap konsumen Indonesia serta mekanisme penyelesaian sengketa yang tersedia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, dan dilengkapi pengumpulan data melalui kuesioner untuk memetakan jenis sengketa konsumen, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UU Perlindungan Konsumen dan PP PMSE secara normatif menempatkan pelaku usaha asing setara dengan pelaku usaha dalam negeri, penegakan hukumnya lemah karena terbentur asas teritorial dan kedaulatan negara. Mekanisme penyelesaian sengketa melalui litigasi kurang efektif, sehingga Online Dispute Resolution (ODR) menjadi solusi yang paling relevan. Namun, implementasi ODR memerlukan pengaturan prosedural yang spesifik dan mekanisme eksekusi putusan yang jelas. Dukungan kerja sama internasional melalui Mutual Legal Assistance (MLA) atau perjanjian ekstradisi juga perlu dilakukan untuk menjamin kepastian hukum.
Downloads
References
Alamsyah, S., & Hasibuan, F. Y. (2025). Legal Protection For Consumers In E-Commerce Transactions In Indonesia: Contract Validity And Dispute Resolution Effectiveness. 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.56107/penalaw.v3i1.220
Anggraeni, H. Y., Listiawati, E., Dewi, A. A., Ragylia, R. T., & Utami, F. W. (2025). Decomposition of Legal Constructions in Cross-Border E-Commerce Dispute Resolution from an International Civil Law Perspective. Jurnal Ius Constituendum, 10(3), 515–528. https://doi.org/10.26623/jic.v10i3.12792
Atmoko, D., & Saputri, A. S. (2022). Hukum Perlindungan Konsumen (N. A. Rahma, Ed.). CV. Literasi Nusantara Abadi.
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik E-Commerce 2023. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/01/30/d52af11843aee401403ecfa6/statistik-e-commerce-2023.html
Ballesteros, T. (2022). International Perspectives on Online Dispute Resolution in the E-Commerce Landscape. International Journal of Online Dispute Resolution, 8(2), 85–101. https://doi.org/10.5553/ijodr/235250022021008002002
Febriani, E. (2025, August 19). Apa itu Mutual Legal Assistance (MLA) dalam Hukum Internasional? Kanwil Kementrian Hukum RI. https://ntb.kemenkum.go.id/artikel-layanan/apa-itu-mutual-legal-assistance-mla-dalam-hukum-internasional
Fista, Y. L., Aris Machmud, & Suartini, S. (2023). Perlindungan Hukum Konsumen Dalam Transaksi E-commerce Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Binamulia Hukum, 12(1), 177–189. https://doi.org/10.37893/jbh.v12i1.599
Koesrianti. (2021). Kedaulatan Negara Menurut Hukum Internasional. Airlangga University Press.
Natamiharja, R., Putri, R. W. P., Sabatira, F., Saputra, M. F., & Situmorang, Y. P. (2022). Hukum Penyelesaian Sengketa Internasional. Pusaka Media.
Nugraha, P. C. (2024). Online Dispute Resolution Penyelesaian Sengketa E-Commerce (R. Trisnadewi, Ed.). PT Refika Aditama.
Pálfi, D. (2023). Internal dispute resolution systems: Do high promises come with higher expectations? Hungarian Journal of Legal Studies, 64(3), 391–412. https://doi.org/10.1556/2052.2023.00469
Payments Compliance Media Intelligence. (2025, May). Indonesia: 2025 analysis of payments and ecommerce trends. Https://Paymentscmi.Com/Insights/Indonesia-Ecommerce-Payments-Trends-2025/.
Purwaningtyas, L. A., Oktaviani, R. G., & Oktafianto, A. (2024). Penyelesaian Sengketa Konsumen Melalui Online Dispute Resolution (ODR) Dalam Upaya Penyelesaian Sengketa E-Commerce di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Akademik, 1(1). https://www.unars.ac.id/ojs/index._php/SENADIKA/article/view/5861
Puspaningsih, U., Suryamah, A., & Swandono, A. (2021). Tanggung Jawab Hukum Pengelola Apartemen Atas Penarikan Biaya Pengelolaan Yang Tidak Transparan. De Lega Lata Jurnal Ilmu Hukum, 6(1), 1. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/dll.v6i1.4585
Putri, N. N. (2021). Penerapan Prinsip Aut Dedere Aut Judicare Dalam Penegakan Hukum Pidana Internasional. De Lega Lata Jurnal Ilmu Hukum, 6(1), 142. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/dll.v6i1.5537
Rachman, A. M. I., & Hastri, E. D. (2021). Implikasi Prinsip Right Of External Self Determination Terhadap Kedaulatan Negara Induk Sebagai Subjek Hukum Internasional. Jurnal Jendela Hukum, 8(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24929/fh.v8i2.1578
Rahman, D. M., & Suparto, S. (2019). Consumer Protection And Responsibility of Business Actors In Electronic Transactions (E-Commerce). ACTA DIURNAL, 2(2). http://jurnal.fh.unpad.ac.id/index._php/jad/issue/archive
Rahman, I., Eka Mayasari, R., & Nurapriyanti, T. (2023). Hukum Perlindungan Konsumen di Era E-commerce: Menavigasi Tantangan Perlindungan Konsumen dalam Lingkungan Perdagangan Digital. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 02(08), 683–691. https://doi.org/https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i08.605
Saleh, I., Kasim, N. M., & Bakung, D. A. (2023). Tanggung Jawab Pelaku Usaha Terhadap Konsumen. Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 1(3), 358–369. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v1i3.543
Suparman, E. (2012). Kerjasama Bidang Peradilan Antar Negara Dalam Rangka Upaya Penyeragaman Pranata Hukum Antar Bangsa. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.25216/jhp.1.2.2012.171-188
UNCTAD. (2016). United Nations Guidelines For Consumer Protection.
UNCTAD. (2018). United Nations Conference on Trade and Development : Dispute resolution and redress. http://www.uncitral.org/uncitral/commission/working_groups/3Online_Dispute_Resolution.html.
Wahyuni, S., Mariane, I., Soesilo, G. B., Andriani, A. D., Sumanto, L., Agustinus, Ramadhani, W., Sacipto, R., Munir, F., Aryesam, P., Darman, M., & Lumowa, V. (2022). Pengantar Ilmu Hukum (I. Y. P. Putra & Rr. A. G. Nugrahani, Eds.). CV Tohar Media.
Yang, L., & Yang, J. (2018). The Drafting Idea of UNCITRAL ODR Rules and ODR Enforcement Practice in China. Korea Legislation Research Institute, 8(2). https://repository.klri.re.kr/handle/2017.oak/6480
Yonatan, A. Z. (2025, March 29). Nilai Transaksi E-Commerce Indonesia Capai Rp487 Triliun pada 2024. Goodstats.Id. https://goodstats.id/article/nilai-transaksi-e-commerce-indonesia-capai-rp487-triliun-pada-2024-Vqv7l
Copyright (c) 2026 Amnesti: Jurnal Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




