<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://jurnal.umpwr.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-08-25T08:09:40Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://jurnal.umpwr.ac.id/amnesti/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs3.jurnal.umpwr.ac.id:article/103</identifier>
				<datestamp>2021-03-03T14:03:20Z</datestamp>
				<setSpec>amnesti:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Upaya Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang Berdasarkan Perspektif Kebijakan Hukum Pidana</dc:title>
	<dc:creator>Rosyda, Farrah Syamala </dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tindak pidana perdagangan orang banyak terjadi dengan berbagai modus operandinya. Kurangnya lapangan pekerjaaan dan minimnya pengetahuan menjadi penyebab utama mudahnya tindak pidana perdagangan orang masih banyak terjadi di Indonesia. Upaya memutus mata rantai perdagangan orang tidak hanya kewajiban pemerintah daerah namun juga pemerintah pusat dan dunia Internasional.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Muhammadiyah Purworejo</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.umpwr.ac.id/amnesti/article/view/103</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37729/amnesti.v1i1.103</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Amnesti: Jurnal Hukum; Vol. 1 No. 1 (2019); 1-17</dc:source>
	<dc:source>2775-0604</dc:source>
	<dc:source>2656-3029</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.umpwr.ac.id/amnesti/article/view/103/27</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Amnesti : Jurnal Hukum</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs3.jurnal.umpwr.ac.id:article/176</identifier>
				<datestamp>2020-08-06T16:51:41Z</datestamp>
				<setSpec>amnesti:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs3.jurnal.umpwr.ac.id:article/178</identifier>
				<datestamp>2021-06-18T09:45:23Z</datestamp>
				<setSpec>amnesti:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tinjauan Yuridis Kumulasi Gugatan Cerai Dan Itsbat Nikah  Di Pengadilan Agama Magelang</dc:title>
	<dc:creator>Amnesti, Sheila Kusuma Wardani </dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini menjelaskan mengenai penggabungan perkara gugatan cerai dan itsbat nikah di Pengadilan Agama Magelang, yakni menggabungkan 2 unsur yang berbeda yaitu perkara voluntair dan kontentius. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan legal drafter mengenai komulasi gugat cerai dan itsbat nikah. Jenis penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah survey kepustakaan dan studi literatur. Fokus penelitian ini adalah komulasi perkara gugat cerai dan itsbat nikah di Pengadilan Agama Magelang. Perkawinan merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia di masyarakat yang sempurna, karena sejak dilahirkannya setiap manusia memiliki kodrat berpasang-pasangan yang merupakan salah satu sunnah atas seluruh makhluk-Nya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Muhammadiyah Purworejo</dc:publisher>
	<dc:date>2019-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.umpwr.ac.id/amnesti/article/view/178</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37729/amnesti.v1i1.178</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Amnesti: Jurnal Hukum; Vol. 1 No. 1 (2019); 18-28</dc:source>
	<dc:source>2775-0604</dc:source>
	<dc:source>2656-3029</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.umpwr.ac.id/amnesti/article/view/178/70</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Universitas Muhammadiyah Purworejo</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs3.jurnal.umpwr.ac.id:article/180</identifier>
				<datestamp>2025-07-08T08:14:28Z</datestamp>
				<setSpec>amnesti:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perlindungan Hukum Merek Pada Produk Usaha Kecil  di Kabupaten Kebumen</dc:title>
	<dc:creator>Indrawati, Septi </dc:creator>
	<dc:creator>Santoso, Agus Budi</dc:creator>
	<dc:creator>Sasmita, Ajeng Risanawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Usaha Kecil merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat Kebumen, tetapi perlindungan produk yang beredar, khusunya mengenai merek masih lemah. Padahal merek adalah kekayaan immateriil suatu produk yang&amp;nbsp; merupakan aset ekonomi bagi pelaku usaha. Selain itu, merek yang tidak didaftarkan di DJKI juga rentan akan penyalahgunaan oleh pihak lain yang akan berakibat pada kerugian pelaku usaha itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum pada pendaftaran merek produk Usaha Kecil di Kabupaten Kebumen dan untuk menganalisis peran pemerintah daerah kabupaten Kebumen dalam mengakomodir pendaftaran merek pada produk Usaha Kecil tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan model preskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan menyimpulkan bahwa: pertama perlindungan hukum perlindungan hukum pendaftaran merek pada produk Usaha Kecil di Kabupaten Kebumen diperoleh setelah merek terdaftar di DJKI. Perlindungan hukum tersebut diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, yang menyebutkan bahwa perlindungan merek diberikan negara setelah merek terdaftar di DJKI. Kedua, Peran Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mengakomodir pendaftaran merek pada produk Usaha Kecil di kabupaten Kebumen adalah beradasarkan Peraturan Bupati Kebumen Nomor 71 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Tenaga Kerja Dan Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah. Peran tersebut dilakuan oleh pemerintah melalui Dinas KUMKM dan PLUT KUMKM, dimana kegiatannya adalah memberikan sosialisasi, pelayanan konsultasi, pelatihan, dan pendampingan Usaha Kecil dalam pendaftaran merek di DJKI sebagai upaya perlindungan hukum serta pengembangan Usaha Kecil.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Muhammadiyah Purworejo</dc:publisher>
	<dc:date>2020-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.umpwr.ac.id/amnesti/article/view/180</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37729/amnesti.v1i1.180</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Amnesti: Jurnal Hukum; Vol. 2 No. 1 (2020); 57-63</dc:source>
	<dc:source>2775-0604</dc:source>
	<dc:source>2656-3029</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.umpwr.ac.id/amnesti/article/view/180/73</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Amnesti : Jurnal Hukum</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs3.jurnal.umpwr.ac.id:article/618</identifier>
				<datestamp>2020-11-04T08:06:55Z</datestamp>
				<setSpec>amnesti:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-08-26T08:09:40Z"
			completeListSize="129"
			cursor="0">4a61efb71eea1c978079baf02575de7d</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
