FUNGSI TARI TOPENG LENGGER DI DESA RECO KECAMATAN KERTEK KABUPATEN WONOSOBO

  • Rochimansyah Rochimansyah Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Eko Santosa Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Lastini Lastini Universitas Muhammadiyah Purworejo

Abstract

Abstrak: Tari Topeng Lengger kabupaten Wonosobo memiliki tiga pakem yaitu: Njantinan, Njambunan, dan Bundhengan. Penelitian-penelitian terdahulu terfokus pada pakem Njantinan yang berasal dari desa Giyanti kabupaten Wonosobo. Masing-masing daerah memiliki perbedaan pola pikir dan kepercayaan. Penelitian ini dilakukan pada pakem Njambunan dan Njantinan dari desa Reco. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu Budayawan tari Topeng Lengger Wonosobo, ketua Sanggar Setyo Langen Budoyo di desa Reco sekaligus pelaku tari Topeng Lengger, perangkat desa Reco, pekerja seni dan penulis buku tari Topeng Lengger, dan Murid di Sanggar Setyo Langen Budoyo yang paham terkait tari Topeng Lengger di desa Reco.Analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pakem tari Topeng Lengger di desa Reco dibagi menjadi dua yaitu pakem Njambunan dan pakem Njantinan. Fungsi pada tari Topeng Lengger terbagi menjadi tujuh fungsi yaitu fungsi agama, fungsi ritual, fungsi ekonomi, fungsi sosial politik, fungsi pendidikan, fungsi hiburan, dan fungsi pelestarian budaya.

References

Abdussamad, Zuchri. 2021. Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.

Sahir, Hafni. 2021. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: KBM Indonesia.

Sinaga, Dameria. 2023. Buku Ajar Metodologi Penelitian. Jakarta: UKI Press.

Haryoko, dkk. 2020. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Makasar: Badan Penerbit UNM.

Harahap, Nursapia. 2020. Penelitian Kualitatif. Sumatera Utara:Wal Ashri Publishing.

Nasution, Fattah. 2023. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung:CV Harva Creative.

Koentjaraningrat. 1996. Pengantar Antropologi. Jakarta:Rineka Cipta.

Danandjaya, James. 1997. Folklor Indonesia. Jakarta:Pustaka Utama Grafiti.

Sulistyawati. 2023. Buku Ajar Metode Penelitian Kulaitatif. Yogyakarta:K-Media.

Fadli, M. 2021. Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika Vol 21, No.1, hlm. 36.

Dhea, P. 2023. Dinamika Tari Lengger Lanang Di Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 1960-2014. Skripsi. Lampung: Universitas Lampung.

Soedarsono. 1999. Seni Pertunjukan Indonesia dan Pariwisata. Bandung: MSPI bekerjasama dengan arti.line.

Wahyuni, S., Mayar, F., Desyandri. 2023. Pembelajaran Seni Tari Tradisional Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Kelas 5 Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri Vol 9, No.2, hlm. 1813.

Kholis, N., Sudrajat, A. 2022. Makna tradisi sesajen dalam acara ewoh (studi kasus desa latsari, kecamatan bangar, kabupaten tuban). Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 13, No.2, hlm. 167.

Ristiani., Arsyad Fardani, M., Riswari, L. 2024. Makna Sesaji Sedekah Bumi di Desa Triguno Kecamatan Puncakwangi. Jurnal Artefak Vol 11, No.1, hlm. 29.

Malinowski, B. 1960. A Scientific Theory of Culture and Other Essays. New York: Oxford University Press.

Handayani, T., Widayanti, F. 2024. Kain Lurik Dalam Baju Surjan: Jejak Dakwah Sunan Kalijaga Melalui Media Baju Taqwa. Endogami Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Vol 7, No.2, hlm. 491-492.

Rudiyanto., Rais, W., Purnanto, D. 2020. Tinjauan Etnolinguistik: Makna Kultural Dalam Tradisi “SRANAN” Sebagai Wujud Kearifan Lokal Masyarakat Petani Pegunungan di Kebumen. https://jurnal.uns.ac.id/prosidingsemantiks ISBN:978-623-94874-0-9, hlm. 549.

Pamungkas, M., Umami, Z. 2023. Komunikasi Ritual Larung Sesaji Tradisi Sedekah Laut di Kota Tegal. JURNAL OD MEDIA AND COMMUNICATION SCIENCE Vol 6, No.3, hlm. 164-174.

Wuryanto, Agus. 2018. Tari Topeng Lenggeran Wonosobo: Antara Magic Religius dan Profan. Wonosobo: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo.
Published
2025-10-24