Pengenalan Deep Learning pada Guru SD: Pelatihan Literasi Digital untuk Meningkatkan Pembelajaran Inovatif
Abstract
Guru sekolah dasar belum mengenal secara menyeluruh konsep deep learning—baik dalam konteks teknologi maupun dalam konteks pembelajaran mesin (machine learning). Tujuan dari pengabdian ini adalah Meningkatkan pemahaman guru tentang deep learning dan implementasinya dalam dunia pendidikan. Juga membekali guru dengan keterampilan digital yang adaptif, kreatif, dan kontekstual. Serta mendorong guru menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Metode pengabdian yaitu mengunakan metode PAR (Participatory Action Research) pendekatan PKM dengan Participatory Action Research (PAR) merupakan pendekatan yang prosesnya bertujuan untuk pembelajaran dalam mengatasi masalah dan pemenuhan kebutuhan praktis masyarakat. tahap to know yaitu mengetahui kondisi riel komunitas, tahap to Understand (Memahami Problem Komunitas), tahap to Plann (Merencanakan Pemecahan Masalah Komunitas), tahap to Act (Melakukan Program Aksi Pemecahan Masalah), tahap to Change (Membangun Kesadaran untuk perubahan dan keberlanjutan). Kegiatan mengenalkan deep learning kepada guru SD: pelatihan literasi digital untuk meningkatkan pembelajaran inovatif memberikan daampak positif bagi Guru SDN 06 Sungai Maboh, dari guru yanag belum mengetahui gambaran pendekatan mendalam menjaadi lebih paham tentang bagaaimana kegiataan mendalam, daan juga tentang literasi digital guru menjadi dapat membuat kuis mengunakan apliksi dan juga guru dapat mengunakan canva.
References
Agyeman, N. Y. B. (2024). Deep learning in high schools: exploring pedagogical approaches for transformative education. HUMANIKA, 24(2), 111–126. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/hum.v24i2.71350
Al-Jannah, S., & Aly, H. (2023). Kurikulum Sebagai Pilar Pengembangan Individual Siswa SMA: Pendekatan Holistik untuk Masa Depan yang Berkilau. Jurnal P Endidikan Dan Konseling (JPDK), 5(4), 548–548. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i4.18069
Arifudin, O. (2020). Implementasi Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Program Studi. Jurnal Al-Amar (Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Agama Islam, Manajemen Dan Pendidikan), 1(3), 1–11.
Estrada-Molina, O. (2024). The use of deep learning in open learning: A systematic review. International Review of Research in Open and Distributed Learning (IRRODL). Retrieved from https://www.irrodl.org/index._php/irrodl/article/view/7756
Mayasari, A. (2021). Implementasi Sistem Informasi Manajemen Akademik Berbasis Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Pembelajaran di SMK. JIIP- Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(5), 340–345.
Mila, N., Nuralamsyah, Alisyahbana, A. N. Q. A., & Arisah, N., & Hasan, M. (2021). Efektivitas Pemanfaatan Canva Sebagai Media Pembelajaran Daring. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian (pp. 978– 623).
Noor, S. (2020). Penggunaan Quizizz dalam Penilaian Pembelajaran pada Materi Ruang Lingkup Biologi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X. 6 SMAN 7 Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Hayati, 6(1), 1–7.
Putra, L. D. (2022). Pemanfaatan canva for education sebagai media pembelajaran kreatif dan kolaboratif untuk pembelajaran jarak jauh. Educate: Jurnal Teknologi Pendidikan, 7(1), 125–138.
Solikah, H. (2020). engaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Quizizz Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Teks Persuasif Kelas VIII Di Smpn 5 Sidoarjo Tahun Pelajaran 2019/2020. BAPALA, 7(3).

