Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bank Sampah: Model Literasi Lingkungan dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Abstract
Permasalahan utama di desa Patutrejo, kecamatan Grabag, Purworejo, adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga, yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah melalui pembentukan Bank Sampah Desa Patutrejo sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participation Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan, mulai dari sosialisasi, pembentukan kelembagaan, pelatihan pengelolaan sampah, hingga monitoring dan evaluasi. Mitra kegiatan meliputi pemerintah desa, kelompok PKK, karang taruna, serta warga sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya kelembagaan bank sampah dengan struktur pengurus yang jelas, keterlibatan aktif 35 warga dalam kegiatan awal, serta terkumpul lebih dari 500 kg sampah anorganik yang berhasil dipilah dan dijual kembali. Indikator capaian program meliputi: (1) meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah; (2) adanya komitmen warga untuk melanjutkan program bank sampah secara mandiri; (3) terbentuknya sistem insentif berupa tabungan sampah; dan (4) peningkatan kebersihan lingkungan desa. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif membangun budaya peduli lingkungan, memperkuat kolaborasi antar elemen masyarakat, serta dapat direkomendasikan sebagai model pengelolaan sampah berbasis komunitas untuk mendukung pembangunan desa berkelanjutan.
Downloads
Copyright (c) 2025 Ubaidah Mutmainah, Dini Amelia, Apriliyana Putri Melisa, Lia Yuliana Lestari, Siti Rochanah, Eko Setyadi Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

