PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X TKR SMK N 4 PURWOREJO
DOI:
https://doi.org/10.37729/autotech.v19i02.6137Keywords:
Model Pembelajaran, Team Games Tournament, Minat BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tentang penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) peserta didik kelas X TKR pada mata diklat Dasar Program Otomotif di SMK Negeri 4 Purworejo 2) mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik pada mata diklat Dasar Program Otomotif di kelas X TKR A SMK Negeri 4 Purworejo setelah menerapkan pembelajaran Team Games Tournament. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang diselesaikan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 4 Purworejo pada bulan Januari 2023. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X TKR A SMK Negeri 4 Purworejo tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 36 peserta didik. Instrumen dalam penelitian ini adalah proses belajar peserta didik dan angket untuk mengetahui minat belajar peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Kompetensi Dasar yang dipilih yaitu Dasar Program Otomotif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan 1) pembelajaran Team Games Tournament (TGT) merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yang melibatkan kerja sama tim/kelompok dengan mengutamakan penggunaan turnamen antar tim menggunakan permainan-permainan akademik dengan anggota 4-6 peserta didik untuk menyumbangkan poin atau skor bagi timnya 2) minat belajar peserta didik meningkat dari tiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya skor rata-rata observasi proses belajar dari pra siklus dengan persentase 50%, naik menjadi 65% pada siklus I dan semakin meningkat pada siklus II yaitu sebesar 85%. Hasil angket minat belajar peserta didik juga mengalami peningkatan hal ini terbukti pada rata-rata minat belajar peserta didik pra siklus yaitu 69,72 dimana peserta didik yang tuntas adalah 19 peserta didik dengan persentase 52,77%. Pada siklus I diperoleh minat yang meningkat dengan rata-rata 77,38 dimana peserta didik yang tuntas adalah 24 peserta didik dengan persentase 66,66%. Pada siklus II semakin meningkat dengan rata-rata 80,76 dengan persentase ketuntasan menjadi 94,44%.
