Analisis Intensitas Cahaya dan Arah Sorot Lampu Sepeda Motor pada Jarak Tertentu Menggunakan Lux Meter
DOI:
https://doi.org/10.37729/autotech.v21i02.7621Abstract
Pencahayaan merupakan komponen vital keselamatan pengendara sepeda motor karena berperan dalam mendukung visibilitas dan keterdeteksian kendaraan oleh pengguna jalan lain. Studi ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis distribusi iluminansi serta arah sorot lampu depan sepeda motor pada jarak tertentu guna menentukan batas pencahayaan yang aman dan tidak menimbulkan silau bagi pengguna jalan lainnya. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis atau Systematic Literature Review (SLR) dengan mengidentifikasi dan mensintesis temuan dari berbagai basis data akademik terkait pengukuran pencahayaan, penggunaan lux meter, dan standar keselamatan teknis kendaraan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa nilai iluminansi lampu depan sepeda motor menurun seiring bertambahnya jarak pengukuran, dengan rata-rata 7,42 lux pada jarak 40 meter dan 2,61 lux pada jarak 100 meter. Variasi kinerja lampu dipengaruhi oleh jenis lampu, kondisi reflektor, kebersihan lensa, sistem kelistrikan, serta arah pancaran cahaya. Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh tingkat kecerahan lampu, tetapi juga oleh ketepatan arah sorot. Lampu yang terlalu redup dapat membatasi visibilitas pengendara, sedangkan lampu yang terlalu terang atau salah arah dapat menimbulkan kesilauan. Oleh karena itu, pengujian pencahayaan menggunakan lux meter perlu dilakukan secara terstandarisasi untuk memastikan keseimbangan antara jarak pandang pengendara dan pencegahan gangguan visual bagi pengguna jalan lain.
