Immersion Cooling Untuk Manajemen Termal Baterai Lithium-Ion: Tinjauan Kritis Terhadap Pemilihan Coolant, Performa Termal, Keselamatan, dan Arah Riset Masa Depan
DOI:
https://doi.org/10.37729/autotech.v21i02.7886Abstract
Peningkatan penggunaan baterai lithium-ion pada kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi menuntut sistem manajemen termal yang lebih efektif. Artikel kajian ini bertujuan meninjau potensi immersion cooling sebagai alternatif pendinginan baterai melalui analisis literatur terkait fluida dielektrik, performa termal, keselamatan, dan tantangan implementasi. Kajian dilakukan dengan menelaah artikel ilmiah tentang battery thermal management system, single-phase dan two-phase immersion cooling, pemilihan coolant, serta risiko thermal runaway. Hasil kajian menunjukkan bahwa immersion cooling berpotensi menurunkan temperatur maksimum dan meningkatkan keseragaman temperatur karena kontak langsung antara baterai dan fluida pendingin. Namun, penerapannya masih dibatasi oleh biaya coolant, viskositas, pressure drop, kompatibilitas material, kestabilan jangka panjang, dampak lingkungan, dan validasi pada level battery pack. Penelitian masa depan perlu diarahkan pada coolant ramah lingkungan, optimasi desain aliran, pengujian thermal runaway, serta analisis techno-economic dan life cycle assessment.
