Pelatihan Pembuatan Pupuk Oranik Cair (POC) serta Penanaman Bibit Cabai dan Terong di Desa Salam, Kec. Gebang, Purworejo

  • Rashifa Suta Fauziyah Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Faqih Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Zulfanita Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Team KKN Kelompok 21 Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
Keywords: Pupuk Organik, Pupuk Organik Cair, Pertanian, Fermentasi

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan kepulauan terbanyak dan laut yang berlimpah, ini adalah faktor yang menjadikan indonesia memiliki iklim sub tropis dengan curah hujan yang tinggi sehingga tanah Indonesia menjadi subur karena ladang yang terus dialiri oleh air, ini merupakan suatu keberkahan yang harus di manfaatkan dengan tidak menelantarkannya. Berbagai hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif menurun produktivitasnya dan telah mengalami degradasi lahan, terutama terkait dengan sangat rendahnya kandungan Corganik dalam tanah, yaitu <2%, bahkan pada banyak lahan sawah intensif di Jawa kandungannya <1%. Padahal untuk memperoleh produk-tivitas optimal dibutuhkan C-organik >2,5%. Dari data diatas dijelaskan bahwa dalam pemeliharaan tanah perlu pemupukan sebelum menanam dan salah satu alternatif yang popular adalah Pupuk Oraganik Cair (POC). Pupuk organik merupakan pupuk hasil aktivitas mikrobiologi yang mendekomposisikan bahan organik, pupuk bersifat lambat melepaskan unsur hara (slow release) tetapi dapat menyediakan hara lebih lama dibandingkan pupuk anorganik karena dapat bertahan lebih lama di dalam tanah. Pupuk Organik Cair merupakan salah satu terobosan dalam bidang pertanian terdiri dari kombinasi dari pemanfaatan limbah organik yaitu air cucian beras dan air kelapa tua dengan mikroorganisme molase/tetes tebu untuk proses fermentasinya.

References

Gianawati, N. D. (2013). Strategi Bertahan Hidup Buruh Tani Perempuan. Pandiva Buku.
Hairuddin, R., & Mawardi, R. (2015). Efektivitas Pupuk Organik Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L). Jurnal Perbal, 3(3), 1–8.
Prihandarini, R. (2023). Kapita Selekta Pertanian Organik dan Pertanian Ramah Lingkungan. Penerbit A-Empat.
Setiawati, M. R., Fitriatin, B. N., Suryatmana, P., & Simarmata, T. (2020). Aplikasi Pupuk Hayati Dan Azolla Untuk Mengurangi Dosis Pupuk Anorganik Dan Meningkatkan N, P, C Organik Tanah, Dan N, P Tanaman, Serta Hasil Padi Sawah. Jurnal Agroekoteknologi, 12(1), 63. https://doi.org/10.33512/jur.agroekotetek.v12i1.8778
Published
2024-05-18
Section
Articles