Etnomatematika pada Budaya Lokal Batik Kawung

Konsep Kekongruenan dan Kesebangunan pada Batik Kawung, Konsep Transformasi Geometri pada Batik Kawung

Authors

  • Muhamad Syahdan Sa'id Syahdan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37729/jipm.v3i2.1580

Keywords:

Alat Peraga Matematika; Batik Kawung; Budaya Lokal; Etnografi; Etnomatematika; Kekongruenan dan Kesebangunan; Transformasi Geometri

Abstract

Budaya merupakan suatu kebiasaan yang mengandung unsur-unsur nilai penting dan fundamental yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan tidak lepas dari nilai matematika, sehingga memberikan hasil unik dan beragam. Hal ini terlihat dari bentuk dan hasil budaya yang ada khususnya di Indonesia seperti kesenian, bentuk bangunan, ukiran, perhiasan, dan sebagainya. Dalam budaya lokal, terkadang terdapat konsep matematika atau biasa disebut etnomatematika. Batik Kawung merupakan salah satu budaya lokal. Batik Kawung adalah motif batik yang bentuknya berupa bulatan mirip buah kawung (sejenis kelapa atau kadang juga dianggap sebagai aren atau kolang-kaling) yang ditata rapi secara geometris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konsep matematika atau unsur etnomatematika pada Batik Kawung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat konsep matematika atau unsur etnomatematika pada Batik Kawung yaitu konsep kekongruenan dan kesebangunan serta konsep transformasi geometri, sehingga dapat digunakan sebagai alat peraga atau media dalam pembelajaran matematika.

Downloads

Published

2021-10-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Etnomatematika pada Budaya Lokal Batik Kawung: Konsep Kekongruenan dan Kesebangunan pada Batik Kawung, Konsep Transformasi Geometri pada Batik Kawung. (2021). Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM), 3(2), 83-91. https://doi.org/10.37729/jipm.v3i2.1580