Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse
<pre>Abbreviation :JPSE<br>DOI Prefix :https://doi.org/10.37729/jpse <br>ISSN :<a href="http://u.lipi.go.id/1450760082">2477-829X</a>(p), <a title="e-ISSN" href="http://u.lipi.go.id/1476710393">2541-4070</a>(e)<br>Type of review :Single Blind<br>Frequency :Twice a year (June and December)<br>Editor in Chief :Sriyono<br>Managing Editor :Riawan Yudi Purwoko<br>Indexing :<a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/detail?id=7897">Click here</a><br>Focus & Scope :<a href="http://ejournal.umpwr.ac.id/index._php/surya/about/editorialPolicies#focusAndScope">Click here</a></pre>LPPM Universitas Muhammadiyah Purworejoen-USJurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)2477-829XPengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap minat belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sedayu
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7548
<p>Rendahnya minat belajar siswa yang masih dipengaruhi oleh dominasi pembelajaran konvensional menjadi salah satu tantangan dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran <em>Problem Based </em>Learning (PBL) terhadap minat belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sedayu. Penelitian menggunakan metode <em>quasi experiment</em> dengan desain <em>nonequivalent control group</em><em> design</em> yang melibatkan 30 siswa pada kelas eksperimen dan 26 siswa pada kelas kontrol. Data minat belajar diperoleh melalui angket yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, <em>Paired Sample T-Test</em>, dan <em>Independent Sample T-Test</em>. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada minat belajar siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan diberikan, dengan nilai t = 5,388 dan signifikansi (<em>2-tailed</em>) sebesar 0,000 (p < 0,05). Rata-rata skor posttest pada kelas eksperimen mencapai 79,67, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh skor rata-rata 70,27, dengan peningkatan masing-masing sebesar 10% dan 8%. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa model pembelajaran PBL lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sedayu.</p>Desima NursafitriNuryadi Nuryadi
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-032026-07-0312111410.37729/jpse.v12i1.7548Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Lesson Study penerapan Mathigon dalam pembelajaran matematika
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7674
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis melalui penerapan platform Mathigon dalam pembelajaran matematika berbasis <em>Lesson Study</em>. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan (<em>plan</em>), pelaksanaan (<em>do</em>), observasi, dan refleksi (<em>see</em>). Subjek penelitian terdiri atas 16 mahasiswa PGSD FKIP UNPAS dan guru SDN 058 Babakan Ciparay Kota Bandung pada materi luas lingkaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes kemampuan pemahaman konsep matematis, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan hasil observasi dan tes pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Mathigon berbasis <em>Lesson Study</em> mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa secara signifikan. Pada Siklus I, mahasiswa yang mencapai ketuntasan belajar sebesar 50% atau sebanyak 8 mahasiswa. Pada Siklus II meningkat menjadi 75% atau sebanyak 12 mahasiswa. Selanjutnya, pada Siklus III seluruh mahasiswa mencapai ketuntasan belajar sebesar 100% atau sebanyak 16 mahasiswa dengan kategori “Sangat Baik”. Selain itu, hasil observasi aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari kategori baik pada Siklus I dengan persentase 80%, menjadi kategori sangat baik pada Siklus II sebesar 94%, dan mencapai 100% pada Siklus III. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan platform Mathigon dalam pembelajaran matematika berbasis <em>Lesson Study</em> efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan kolaboratif.</p>SunataDadang Iskandar
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-042026-07-04121153510.37729/jpse.v12i1.7674Peran majalah sekolah sebagai media informasi bagi warga sekolah: Analisis efektivitas sirkulasi dan kendala penyebarannya
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7631
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran majalah sekolah sebagai media informasi bagi warga sekolah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses sirkulasinya. Metode yang diterapkan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik analisis isi (<em>content analysis</em>) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah sekolah berperan sebagai media informasi, komunikasi, dan edukasi yang mendukung penyebaran informasi, meningkatkan minat baca, literasi, dan kreativitas siswa, serta mempererat hubungan antarwarga sekolah. Efektivitas penyampaian informasi dipengaruhi oleh kelancaran sirkulasi, baik melalui media cetak maupun digital. Namun, sirkulasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah cetakan, distribusi yang kurang merata, ketidakteraturan jadwal penerbitan, keterbatasan anggaran, serta rendahnya akses dan pemanfaatan majalah digital. Optimalisasi pemanfaatan <em>e-magazine</em> dan media sosial diperlukan agar penyebaran informasi menjadi lebih efektif dan mudah diakses oleh seluruh warga sekolah.</p>Tika SafitriSunarniPrety Ratna SariAde Rosad
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-142026-07-14121365010.37729/jpse.v12i1.7631Pengaruh model Inquiry Based Learning terhadap kecemasan matematika siswa
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7554
<p>Kecemasan matematika dapat menghambat kenyamanan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model <em>Inquiry Based Learning</em> terhadap kecemasan matematika siswa di SMA N 1 Sedayu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>quasi-experimental</em> dan desain <em>pretest-posttest control group design</em>. Sampel terdiri atas 68 siswa kelas XI, yaitu 34 siswa kelas eksperimen dan 34 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui angket kecemasan matematika dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, <em>independent sample t-test</em>, dan <em>paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kecemasan matematika pada <em>pretest</em> antara kelas eksperimen dan kontrol dengan Sig. 0,813 > 0,05. Pada <em>posttest</em>, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas dengan Sig. 0,001 < 0,05. Secara deskriptif, rata-rata kecemasan kelas eksperimen menurun dari 55,71 menjadi 53,35. Namun, hasil <em>paired sample t-test</em> menunjukkan bahwa penurunan tersebut belum signifikan secara statistik dengan Sig. 0,115 > 0,05. Dengan demikian, <em>Inquiry Based Learning</em> belum dapat dinyatakan efektif secara kuat dalam menurunkan kecemasan matematika, tetapi menunjukkan kecenderungan positif dan perbedaan pada pengukuran akhir<strong>.</strong></p>Sabrina Aulia TerinaNuryadi Nuryadi
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-182026-07-18121516410.37729/jpse.v12i1.7554Systematic Literature Review: Penggunaan media pembelajaran berbasis flipbook dalam meningkatkan pemahaman siswa Sekolah Dasar
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7724
<p>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan tren, kelebihan, dan kekurangan penggunaan media pembelajaran berbasis <em>flipbook</em> dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan mengacu pada pedoman <em>Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses</em> (<em>PRISMA</em>). Analisis dilakukan terhadap 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa <em>flipbook</em> berkembang dari media pembelajaran alternatif menjadi media digital yang lebih interaktif, inovatif, dan terintegrasi dengan teknologi. Mayoritas penelitian melaporkan bahwa penggunaan <em>flipbook</em> berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman konsep, keaktifan belajar, literasi digital, kemampuan membaca, dan komunikasi matematis siswa. Implementasi <em>flipbook</em> dipengaruhi oleh kualitas desain media, karakteristik siswa, mata pelajaran, kesiapan teknologi, serta kompetensi guru, dengan beberapa kendala berupa ketergantungan pada perangkat digital dan akses internet. Kajian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan penelitian <em>flipbook</em> di sekolah dasar serta menjadi referensi bagi pengembangan media pembelajaran dan penelitian selanjutnya.</p>Talia NatasyaSaskia Fadilah PrameswariMutiara Cendra Mia UtamiNoviea Varahdilah Sandi
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-242026-07-24121658010.37729/jpse.v12i1.7724Pengembangan media kartu domino digital materi Sejarah Perumusan Pancasila kelas IV Sekolah Dasar
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7699
<p>Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kecenderungan pembelajaran yang masih bersifat verbalistik sehingga pemahaman peserta didik kelas IV SDN 2 Ploso terhadap sejarah perumusan Pancasila belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media kartu domino digital berbasis web yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Media yang dikembangkan mengintegrasikan materi sejarah perumusan Pancasila, permainan domino digital interaktif, dan evaluasi berbasis web dalam satu platform pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang melibatkan 20 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas sebesar 90% dari ahli materi dan 95% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Aspek kepraktisan memperoleh skor 90% berdasarkan respon praktisi dan 98,15% berdasarkan respon peserta didik yang termasuk kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar, ditandai oleh kenaikan rata-rata skor dari 58,00 pada pre-test menjadi 87,00 pada post-test serta perbedaan yang signifikan berdasarkan uji <em>paired sample t-test</em> (t = -10,920; p < 0,001). Temuan penelitian menunjukkan bahwa media kartu domino digital layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran dan berpotensi mendukung penguasaan materi sejarah perumusan Pancasila pada peserta didik kelas IV sekolah dasar.</p>Rizqi Alfa NandaFrans Aditia WigunaNara Setya Wiratama
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-252026-07-25121819610.37729/jpse.v12i1.7699Peningkatan literasi numerasi melalui Problem Based Learning berbantuan kartu analisis pada siswa kelas III Sekolah Dasar
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7730
<p>Kemampuan literasi numerasi peserta didik pada materi perkalian dan pembagian di sekolah dasar masih mengalami kendala, terutama dalam memahami informasi pada soal cerita, menentukan strategi penyelesaian, dan menyelesaikan masalah secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media kartu analisis pada peserta didik kelas III A SDN Krembung 1. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan model Kurt Lewin yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 19 peserta didik kelas III A SDN Krembung 1 Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Media kartu analisis dipilih sebagai inovasi pembelajaran karena dapat membantu peserta didik memahami langkah penyelesaian soal cerita secara terstruktur melalui kegiatan mengidentifikasi informasi yang diketahui, menentukan hal yang ditanyakan, memilih strategi penyelesaian, serta menyusun jawaban secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan kartu analisis mampu meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik. Peningkatan tersebut terlihat dari nilai rata-rata hasil belajar yang meningkat dari 46,11 pada pra siklus menjadi 79,74 pada siklus I dan 81,63 pada siklus II, serta ketuntasan belajar meningkat dari 3 peserta didik menjadi 16 peserta didik pada akhir siklus. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari 85,41% menjadi 97,22% dan aktivitas peserta didik meningkat dari 45,83% menjadi 84,38%. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran matematika sekolah dasar melalui penerapan model PBL berbantuan media kartu analisis yang dapat membantu peserta didik memahami permasalahan matematika secara lebih aktif, sistematis, dan kontekstual.</p>Dina KaromahJannah Putri Silvia LarasatiRizka Dewi MaslakhaZayyun Sa ZulfaHikmah Luqiyah Kartikasari
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-272026-07-271219711210.37729/jpse.v12i1.7730Analisis pembelajaran interaktif berbasis lagu nasional “Garuda Pancasila” untuk mengembangkan kreativitas siswa Sekolah Dasar
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7704
<p>Kemampuan literasi numerasi peserta didik pada materi perkalian dan pembagian di sekolah dasar masih mengalami kendala, terutama dalam memahami informasi pada soal cerita, menentukan strategi penyelesaian, dan menyelesaikan masalah secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media kartu analisis pada peserta didik kelas III A SDN Krembung 1. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan model Kurt Lewin yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 19 peserta didik kelas III A SDN Krembung 1 Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Media kartu analisis dipilih sebagai inovasi pembelajaran karena dapat membantu peserta didik memahami langkah penyelesaian soal cerita secara terstruktur melalui kegiatan mengidentifikasi informasi yang diketahui, menentukan hal yang ditanyakan, memilih strategi penyelesaian, serta menyusun jawaban secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan kartu analisis mampu meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik. Peningkatan tersebut terlihat dari nilai rata-rata hasil belajar yang meningkat dari 46,11 pada pra siklus menjadi 79,74 pada siklus I dan 81,63 pada siklus II, serta ketuntasan belajar meningkat dari 3 peserta didik menjadi 16 peserta didik pada akhir siklus. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari 85,41% menjadi 97,22% dan aktivitas peserta didik meningkat dari 45,83% menjadi 84,38%. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran matematika sekolah dasar melalui penerapan model PBL berbantuan media kartu analisis yang dapat membantu peserta didik memahami permasalahan matematika secara lebih aktif, sistematis, dan kontekstual.</p>Fista Dea StefaniFaridatun NafisahRevi MariskaAndika PebriawanNoviea Varahdilah Sandi
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-07-312026-07-3112111312610.37729/jpse.v12i1.7704Pengaruh media pembelajaran kuis berbasis Canva terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7707
<p>Permasalahan utama dalam penelitian ini berawal dari rendahnya hasil belajar siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bertumpu pada metode ceramah serta terbatasnya penggunaan media belajar yang menarik. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana media kuis berbasis Canva mampu meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental menggunakan desain one group pretest-posttest. Seluruh 30 siswa kelas IV dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan dokumentasi dan tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal yang disesuaikan dengan indikator materi IPAS. Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan rata-rata nilai siswa meningkat dari 78,03 menjadi 88,63 setelah penggunaan media kuis Canva. Tingkat ketuntasan belajar pun naik dari 56% menjadi 93%. Nilai signifikansi uji paired sample t-test sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 membuktikan bahwa penggunaan media tersebut berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, media kuis berbasis Canva layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses belajar IPAS.</p>Nabila Putri Syara GozaliSerli IstikomahSandrina Dwi PramithaIkan Dian Rahmawati
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-08-022026-08-0212112713810.37729/jpse.v12i1.7707Pengaruh penggunaan YouTube Kids pada mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Tanjung Jati 2
https://jurnal.umpwr.ac.id/jpse/article/view/7710
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan YouTube Kids terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Tanjung Jati 2 serta mengetahui efektivitas penggunaannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas IV yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar (<em>pretest</em> dan <em>posttest</em>), observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 54,67 pada <em>pretest</em> menjadi 81,33 pada <em>posttest</em>, dengan peningkatan rata-rata sebesar 26,667 poin. Hasil uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan YouTube Kids terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Tanjung Jati 2. Dengan demikian, YouTube Kids terbukti efektif sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar.</p>Diah Ayu Hafidah Nur Halisah Nurul JihatIsham HusainDewi Anggi MiswariIka Dian Rahmawati
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
2026-08-032026-08-0312113915210.37729/jpse.v12i1.7710