Pengembangan Model Konseling Kelompok Tazkiyatun Nafs Dalam Menangani Dampak Psikologis Pada Siswa Korban Bullying

  • Itsna Rokhmatin Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Wanodya Kusumastuti Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Widyaning Hapsari Universitas Muhammadiyah Purworejo

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus bullying di sekolah yang terus meningkat. Selain upaya preventif, perlu adanya upaya kuratif untuk menangani gangguan psikologis yang dialami siswa. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian pengembangan dari model intervensi Islam. Model konseling kelompok tazkiyatun nafs memiliki dimensi vertical (teistik) yang menerapkan nilai-nilai tazkiyatun nafs sebagai acuan dalam mengubah pikiran, perasaan dan perilaku belajar. Pengembangan metode dilakukan dengan menggabungkan konsep tazkiyatun nafs dalam wadah konseling kelompok berbasis teori behavioristik. Berdasarkan penelitian tahap 1, beberapa catatan validator untuk memperbaiki layout dan substansi dari modul telah dilakukan. Selanjutnya, berdasarkan data uji skala kecil / terbatas pada siswa yang menjadi korban bullying data interpretasi HRSD menunjukkan bahwa 50% siswa mengalami gejala depresi ringan ditunjukkan dengan gangguan tidur, konsentrasi dan gangguan sosial. Setelah mendapatkan konseling kelompok tahap 1 dan diukur kembali, sudah ada penurunan skor HRSD, namun kategori depresi masih pada rentang yang sama. Dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok tahap 1 belum memberikan pengaruh dan perubahan yang signifikan terhadap kondisi psikologis responden. Oleh karena itu, penelitian ini akan dilanjutkan melalui penelitian lanjutan tahap 2 yang meliputi uji coba modul skala luas dan diseminasi hasil.

Published
2026-02-05
How to Cite
Rokhmatin, I., Kusumastuti, W., & Hapsari, W. (2026). Pengembangan Model Konseling Kelompok Tazkiyatun Nafs Dalam Menangani Dampak Psikologis Pada Siswa Korban Bullying. Journal of Psychosociopreneur, 4(4), 321-328. https://doi.org/10.37729/jpsh.v4i4.7395
Section
Articles