Nilai Tukar Cabai Rawit (Capsium Frustecens L) Sebagai Indikator Kesejahteraan Keluarga Petani di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember
Abstract
Cabai rawit merupakan salah satu cabai yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bahan bumbu masakan sehari-hari. Beragamnya jenis masakan nusantara yang menggunakan cabe rawit sebagai bahan baku membuat kebutuhan akan cabai rawit semakin besar. Nilai tukar petani (NTP) sebagai ssalah satu alat ukur melihat tingkat kesejahteraan petani, tujuan penelitian untuk: (1) mengidentifikasi NTP cabai rawit serta menganalisis dampak NTP terhadap kesejahteraan petani cabai rawit di kecamatan, Kalisat kabupaten Jember. (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi NTP cabai rawit dan (3) mengidentifikasi pengaruh besarnya NTP usahatani cabai rawit terhadap keputusan usahatani di musim berikutnya. Hasil Penelitian adalah (1) Rata- rata NTP cabai rawit didaerah penelitian 140,5 %, Tingkat kesejahteraan petani didaerah penelitian adalah relatif dan secara umum dikategorikan sejahtera. (2) Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap NTP usaha tani cabai rawit adalah, luas lahan, harga jual, dan jumlah tanggungan (3) Pada keputusan usahatni sebanyak 90% petani memilih menanam cabai rawit di musim tanam berikutnya.
Copyright (c) 2025 Nurul Elsa Dwiyanti, Henik Prayuginingsih, Nurul Fathiyah Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


