Penilaian Kondisi Perkerasan Jalan Dengan Metode Bina Marga Dan SDI (Studi Kasus: Ruas jalan Redin-Tlogosono, Jln. Mayjen DI Panjaitan, Tunjungan-Wonoroto)
Abstract
Jalan merupakan prasarana transportasi yang menunjang aktivitas ekonomi, sosial, dan pembangunan wilayah. Kondisi jalan yang baik meningkatkan mobilitas dan keselamatan pengguna, sedangkan kerusakan jalan dapat menghambat aktivitas serta menimbulkan kerugian hingga kecelakaan. Ruas jalan Redin-Tlogosono, Mayjen DI Panjaitan, dan Tunjungan-Wonoroto di Kabupaten Purworejo merupakan jalur penting yang mengalami berbagai jenis kerusakan, seperti lubang, retak, dan amblas. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis kerusakan yang dominan, menganalisis perbedaan hasil, serta menentukan penanganan yang sesuai. Penenlitian ini menggunakan teknik kuantitatif, pengukuran objektif untuk mengetahui kekasaran permukaan, jumlah lubang, tambalan, retak, lebar keretakan, amblas ,dan alur. Penelitian ini menggunakan Metode Bina Marga dan SDI, hasil dari kedua metode di bandingkan untuk mengetahui perbedaan hasil dan penanganan pada ruas jalan tersebut. Hasil Analisis ruas jalan Redin-Tlogosono metode Bina Marga didominasi kerusakan lubang, nilai urutan prioritas 11, penanganan program pememliharaan rutin, sedangkan metode SDI didominasi kerusakan retak dan lubang, kondisi permukaan jalan dengan rating baik, sedang, dan rusak ringan dengan penanganan panjang 1610 m pemeliharaan rutin, 900 m pemeliharaan berkala, 400 m rehabilitasi. Ruas jalan Mayjen DI Panjaitan metode Bina Marga didominasi kerusakan tambalan, nilai urutan prioritas 11, penanganan pemeliharaan rutin, sedangkan metode SDI didominasi kerusakan retak, kondisi permukaan jalan dengan rating baik dengan penanganan panjang 1350 m pemeliharaan rutin. Ruas jalan Tunjungan-Wonoroto metode Bina Marga didominasi kerusakan lubang, nilai urutan prioritas 11, penanganan pemeliharaan rutin, sedangkan metode SDI didominasi oleh kerusakan lubang, kondisi permukaan jalan dengan rating baik, sedang, dan rusak ringan dengan penanganan panjang 625 pemeliharaan rutin, 948 m pemeliharaan berkala, 100 m rehabilitasi.
Copyright (c) 2025 Donan Kelvin Iyyaka Nusuki, Agung Nusantoro, Sriyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


