Evaluasi Kerentanan Rumah Tinggal Terhadap Gempa Bumi Menggunakan Aplikasi InaRISK Dengan Fitur ACeBS (Studi Kasus: Desa Kemangguan, Kec. Alian, Kabupaten Kebumen)

  • Adam Rozaq Al Fatah Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Nurmansyah Alami Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Agung Nusantoro Universitas Muhammadiyah Purworejo

Abstract

Wilayah Indonesia yang berada di zona pertemuan tiga lempeng tektonik menyebabkan tingginya risiko gempa bumi, termasuk di Kabupaten Kebumen. Meskipun Desa Kemangguan tergolong wilayah dengan ancaman gempa sedang hingga rendah, masih banyak rumah tinggal yang dibangun tanpa mempertimbangkan standar konstruksi tahan gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerentanan rumah tinggal satu lantai terhadap gempa bumi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penilaian kerentanan dilakukan menggunakan fitur ACeBS pada aplikasi InaRISK untuk mempermudah evaluasi bangunan. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods, yakni pendekatan kuantitatif melalui penilaian numerik menggunakan aplikasi InaRISK fitur ACeBS (Asesmen Cepat Bangunan Sederhana), serta pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. Sebanyak 92 rumah dipilih sebagai sampel menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10%. Penilaian dilakukan berdasarkan 47 indikator teknis seperti kondisi fondasi, kolom, sambungan struktur, hingga penutup atap. Hasil asesmen menunjukkan bahwa 46% bangunan termasuk dalam kategori kerentanan rendah, 43% sedang, dan 11% tinggi. Faktor dominan yang memengaruhi kerentanan meliputi kedalaman dan material fondasi, kualitas tulangan struktur, serta sambungan antara elemen struktur dan atap. Sebagian rumah belum sepenuhnya memenuhi standar teknis konstruksi tahan gempa sesuai Permen PUPR No. 5 Tahun 2016.

Published
2026-08-25
How to Cite
Fatah, A. R. A., Alami, N., & Nusantoro, A. (2026). Evaluasi Kerentanan Rumah Tinggal Terhadap Gempa Bumi Menggunakan Aplikasi InaRISK Dengan Fitur ACeBS (Studi Kasus: Desa Kemangguan, Kec. Alian, Kabupaten Kebumen). Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil, 10(1), 19-27. https://doi.org/10.37729/suryabeton.v10i1.8095
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>