Pelatihan Budidaya Jamur Jenggel Berbasis Bonggol Jagung Untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal

  • Nindy Callista Elvania Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
  • Mochammad Reza Al Wida Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
  • Raymond Albir Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
  • Muhammad Idror Muafa Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
  • Roihaanah Iffat Irawan Putri Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
  • Hesti Febri Anisa Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
  • Lusi Nur Aini Universitas Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia

Abstract

Desa Kawengan  merupakan wilayah pertanian yang menghasilkan limbah pertanian dalam jumlah besar, salah satunya bonggol jagung. Selama ini, bonggol jagung belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dibuang atau dibakar, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan belum memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola limbah pertanian menjadi produk yang bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah bonggol jagung melalui pelatihan budidaya jamur jenggel sebagai alternatif usaha produktif berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan mitra, penyuluhan materi budidaya jamur jenggel, pelatihan teknis pembuatan media tanam dari bonggol jagung, serta pendampingan praktik budidaya secara langsung hingga tahap panen. eval___uasi kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest terhadap 10 orang peserta untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata peserta dari 40 pada pretest menjadi 68 pada posttest atau meningkat sebesar 70% dari nilai awal. Peserta mampu memahami dan mempraktikkan seluruh tahapan budidaya jamur jenggel, mulai dari pengolahan media, inokulasi, inkubasi, hingga panen. Uji coba budidaya menunjukkan bahwa jamur jenggel dapat tumbuh optimal pada media bonggol jagung dengan masa inkubasi 14 hari dan panen pertama pada hari ke-20, menghasilkan jamur berkualitas dan layak jual. Analisis ekonomi sederhana menunjukkan bahwa usaha ini memiliki biaya produksi relatif rendah dan mampu memberikan keuntungan bersih sekitar Rp.100.000 – Rp.175.000 per siklus produksi pada skala rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-01-30
How to Cite
Elvania, N. C., Wida, M. R. A., Albir, R., Muafa, M. I., Putri, R. I. I., Anisa, H. F., & Aini, L. N. (2026). Pelatihan Budidaya Jamur Jenggel Berbasis Bonggol Jagung Untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Surya Abdimas, 10(1), 95-104. https://doi.org/10.37729/abdimas.v10i1.6715
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)