Pemberdayaan Wanita UMKM Melalui Pemasaran Digital, Branding, dan Akses Modal Usaha
Abstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan kelompok UMKM wanita bidang makanan dan minuman di desa Kepuh Kemiri, kecamatan Tulangan, kabupaten Sidoarjo, yang berjumlah sekitar 15 usaha mikro. Meskipun sebagian besar pelaku usaha telah memiliki akses perangkat digital, pemanfaatannya masih terbatas pada fungsi sosial dasar. Minimnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan, akses modal, dan regulasi usaha menyebabkan banyak usaha tidak tercatat secara administrasi, sehingga menghambat peluang memperoleh dukungan dari pemerintah atau lembaga keuangan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah lingkup penjualan yang sempit, belum memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, belum memiliki identitas produk, serta kesulitan permodalan. Program ini menggunakan pendekatan learning by doing melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, konsultasi, dan keberlanjutan. Fokus kegiatan adalah penguatan manajerial UMKM melalui strategi pemasaran digital, branding produk, serta penyediaan akses modal usaha. Hasilnya menunjukkan sebanyak 5 dari 15 UMKM mampu membuat dan mengunggah konten digital di media sosial, 10 UMKM telah memiliki logo dan desain kemasan, serta 3 UMKM berhasil memperoleh akses modal untuk memperluas pasar. Keberlanjutan program diwujudkan dengan pembentukan grup digital (WhatsApp Group atau forum online) sebagai wadah berbagi informasi, tips pemasaran, dan kolaborasi antar pelaku UMKM. Program ini terbukti meningkatkan kapasitas digital, identitas produk, dan akses permodalan, sehingga memperkuat daya saing UMKM wanita di desa Kepuh Kemiri.
Downloads
Copyright (c) 2026 Rizky Eka Febriansah, Detak Prapanca, Mochamad Alfan Rosid, Nihlatul Qudus Sukma Nirwana, Tasya Fatmawati Arifin, Putri Nazilatul Fadhliyah, Amanda Aditya Sri Nengsih, Eka Aditia Suherman, Indah Rizqi Tsania

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

