Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Inovasi Pengolahan Teh Oolong Daun Kopi Robusta

  • Budi Santoso Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Onne Akbar Nur Ichsan Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Muhammad Arbi Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Bobi Pranata Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia

Abstract

Kegiatan pengabdia ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi perempuan melalui pemanfaatan daun kopi robusta yang selama ini kurang dimanfaatkan. Daun kopi tersebut diolah menjadi teh oolong yang memiliki nilai tambah dan potensi sebagai komoditas unggulan lokal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu (1) sosialisasi program kepada mitra sasaran, (2) demonstrasi pembuatan teh oolong daun kopi robusta, (3) pelatihan teknik pengemasan sesuai standar mutu, serta (4) pengenalan dan pemasaran produk kepada masyarakat. Seluruh tahapan mendapat respon positif, ditunjukkan oleh antusiasme ibu-ibu PKK dalam praktik pengolahan dan kesediaan mereka untuk mengembangkan usaha bersama. Hasil penilaian organoleptik yang dilakukan diperoleh nilai rata-rata 3 untuk warna; 2,88 untuk aroma, dan 3,11 untuk rasa.  Hasil ini menunjukkan warna dan rasa teh daun kopi robusta disukai atau masih diterima oleh ibu-ibu sedangkan aroma masih ada panelis yang belum bisa menerima yaitu 2 dari 9 panelis atau 22 persen. Dengan demikian kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra telah mampu menghasilkan produk teh oolong daun kopi robusta dengan kualitas baik dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai produk unggulan daerah. Kedepannya perlu dilakukan pelatihan terkait kelembagaan usaha dan pendaftaran nomor izin usaha.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-01-30
How to Cite
Santoso, B., Ichsan, O. A. N., Arbi, M., & Pranata, B. (2026). Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Inovasi Pengolahan Teh Oolong Daun Kopi Robusta. Surya Abdimas, 10(1), 182-190. https://doi.org/10.37729/abdimas.v10i1.7109
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)