Model Integrasi Literasi Keuangan Defensif-Produktif bagi Masyarakat Agraris
Abstract
Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat agraris desa Taiftob terhadap perlindungan konsumen keuangan dan pengelolaan pendapatan musiman melalui Model Integrasi Literasi Keuangan Defensif-Produktif. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi sosialisasi partisipatif bagi 15 warga dewasa dengan pendekatan andragogi melalui ceramah singkat, diskusi, dan studi kasus lokal. Materi difokuskan pada tiga pilar, yaitu pengenalan peran OJK dan kanal pengaduan resmi, deteksi dini investasi ilegal dan pinjaman online ilegal, serta pengelolaan arus kas rumah tangga berbasis siklus panen dan paceklik. eval_uasi menggunakan observasi, uji lisan singkat, dan kartu komitmen mikro. Hasil menunjukkan bahwa pada Modul Defensif-1, seluruh peserta yang diuji secara acak (10 orang) mampu menyebut sedikitnya satu kanal pengaduan resmi OJK. Sedangkan pada Modul Defensif-2, 60,00 persen peserta yang diuji (3 dari 5 orang) mampu menyebut sedikitnya dua red flags investasi ilegal. Pada Modul Produktif, 40,00 persen peserta menuliskan komitmen menyisihkan hasil panen untuk dana darurat dan 60,00 persen untuk dana sekolah anak. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi keuangan defensif dan produktif relevan untuk memperkuat ketahanan finansial awal rumah tangga agraris. Ke depan, program serupa perlu dikembangkan dalam format multi-sesi dan direplikasi pada desa agraris lain agar dampak perubahan perilakunya lebih terukur.
Downloads
Copyright (c) 2026 Kabrini Mulya Mutiara, Herman Silver Crespo Koy, Gracella Erfina Dubu, Ivanliana Geno, Remilda Irma Noviyanti, Christina Mu, Luchia Ivanna Teddy, Armando Arson Setu Lando, Eugenius Dwi Ardhika Irianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

