Model Integrasi Literasi Keuangan Defensif-Produktif bagi Masyarakat Agraris

  • Kabrini Mulya Mutiara Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Herman Silver Crespo Koy Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Gracella Erfina Dubu Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Ivanliana Geno Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Remilda Irma Noviyanti Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Christina Mu Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Luchia Ivanna Teddy Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Armando Arson Setu Lando Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Eugenius Dwi Ardhika Irianto Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat agraris desa Taiftob terhadap perlindungan konsumen keuangan dan pengelolaan pendapatan musiman melalui Model Integrasi Literasi Keuangan Defensif-Produktif. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi sosialisasi partisipatif bagi 15 warga dewasa dengan pendekatan andragogi melalui ceramah singkat, diskusi, dan studi kasus lokal. Materi difokuskan pada tiga pilar, yaitu pengenalan peran OJK dan kanal pengaduan resmi, deteksi dini investasi ilegal dan pinjaman online ilegal, serta pengelolaan arus kas rumah tangga berbasis siklus panen dan paceklik. eval_uasi menggunakan observasi, uji lisan singkat, dan kartu komitmen mikro. Hasil menunjukkan bahwa pada Modul Defensif-1, seluruh peserta yang diuji secara acak (10 orang) mampu menyebut sedikitnya satu kanal pengaduan resmi OJK. Sedangkan pada Modul Defensif-2, 60,00 persen peserta yang diuji (3 dari 5 orang) mampu menyebut sedikitnya dua red flags investasi ilegal. Pada Modul Produktif, 40,00 persen peserta menuliskan komitmen menyisihkan hasil panen untuk dana darurat dan 60,00 persen untuk dana sekolah anak. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi keuangan defensif dan produktif relevan untuk memperkuat ketahanan finansial awal rumah tangga agraris. Ke depan, program serupa perlu dikembangkan dalam format multi-sesi dan direplikasi pada desa agraris lain agar dampak perubahan perilakunya lebih terukur.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-04-30
How to Cite
Mutiara, K. M., Koy, H. S. C., Dubu, G. E., Geno, I., Noviyanti, R. I., Mu, C., Teddy, L. I., Lando, A. A. S., & Irianto, E. D. A. (2026). Model Integrasi Literasi Keuangan Defensif-Produktif bagi Masyarakat Agraris. Surya Abdimas, 10(2), 305-319. https://doi.org/10.37729/abdimas.v10i2.7156
Section
Articles