Sinergi Kelembagaan dan Teknologi Dalam Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Tani
Abstract
Penguatan kelembagaan dan pemanfaatan teknologi merupakan strategi penting dalam meningkatkan peran ekonomi perempuan di pedesaan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mentransformasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Guyub Rukun di Kabupaten Klaten menjadi entitas ekonomi yang berkelanjutan melalui pembentukan embrio koperasi, peningkatan kapasitas bisnis digital, dan penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan manajemen koperasi, pengembangan e-commerce, implementasi teknologi pertanian sederhana, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek utama, yaitu: (1) penguatan kelembagaan dengan terbentuknya embrio koperasi yang dilengkapi pencatatan keuangan rutin; (2) adopsi pemasaran digital yang melibatkan 70% anggota aktif dan menghasilkan minimal 10 transaksi per bulan; serta (3) peningkatan produktivitas melalui sistem hidroponik dan mesin pencacah pakan ternak yang mendorong peningkatan hasil panen hingga 50%. Intervensi tersebut memberi dampak ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan rumah tangga sebesar 20–30% serta perluasan akses pasar di luar lingkungan lokal. Model pemberdayaan yang terintegrasi ini terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi perempuan pedesaan, mendukung capaian SDGs tentang kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi, serta mendorong keberlanjutan usaha KWT.
Downloads
Copyright (c) 2026 Heri Susanto, Rosita Rosita, Yudhistira Saraswati, Alvin Alvian Mubarok

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

