Pemberdayaan Siaga Bencana Melalui Flood Early Warning System Untuk Menggairahkan Ekowisata Air Terjun Wera
Abstract
Pemahaman warga lokal terhadap kesiapsiagaan bencana di wilayah Air Terjun Wera sangat rendah. Terbukti dari banyaknya kejadian yang menimbulkan kerugian jiwa maupun materil di lokasi mitra kegiatan pengabdian. Melalui pemasangan alat Flood Early Warning System (FEWS) serta pemahaman kesiapsiagaan bencana diharapkan dapat memperkuat kelompok siaga bencana lokal dan mengurangi risiko terkait banjir bandang, sekaligus memulihkan potensi wisata Air Terjun Wera. Pendekatan yang digunakan adalah community development, yang menekankan keterlibatan masyarakat di setiap tahap program, mulai dari perencanaan dan penilaian kebutuhan hingga eval_uasi. Program ini dilaksanakan melalui sejumlah kegiatan, seperti pelatihan kesiapsiagaan, pemahaman tentang kelompok kesiapsiagaan bencana, sosialisasi mengenai pentingnya FEWS, dan dukungan emosional jangka pendek. Pendekatan bimbingan kelompok digunakan untuk memperkuat ketahanan, mengurangi kecemasan, dan memulihkan kepercayaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Implementasi FEWS tidak hanya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam merespons peringatan dini tetapi juga memberikan rasa aman bagi wisatawan sehingga aktivitas ekowisata dapat dilanjutkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana dan pembukaan peluang untuk revitalisasi ekowisata yang lebih berkelanjutan berbasis mitigasi. Hasil pengabdian di lokasi mitra menunjukkan peningkatan pemahaman warga lokal terhadap kesiapsiagaan bencana. Program ini berkontribusi pada pengembangan desa yang tangguh terhadap bencana sambil mendukung penguatan ekonomi lokal melalui pengelolaan ekowisata yang aman dan kompetitif.
Downloads
Copyright (c) 2026 Mardi Lestari, Unggul Wahyono, Delthawati Isti Ratnaningtyas, Haeruddin Haeruddin, Moh. Afriansyah, Marsyah Aningsih, Fadli Saharudin Bontoala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

