Pelatihan Penulisan Surat Resmi Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Linguistik dan Profesionalisme Aparat Desa

  • Rusdian Noor Dermawan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Wahyuningtyas Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Nusarini Nusarini Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Oktaviani Windra Puspita Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Widowati Widowati Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Anselmus Sudirman Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
  • Muhlis Putro Prihandoko Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Wikan Apriani Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Nindya Esti Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia

Abstract

Keterampilan menulis surat dinas secara baik dan benar sangat penting dan diperlukan karena sangat membantu komunikasi yang efektif antara pengirim dan penerima, meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme lembaga atau organisasi, membantu pengiriman informasi yang akurat dan jelas dan menghindari kesalahpahaman dan kesalahan interpretasi. Ciri dan kriteria surat dinas keluar yang baik dan benar itu secara kebahasaan ditandai dengan ketatnya pemakaian bahasa Indonesia secara benar, baik, dan santun. Namun, kenyataannya di lapangan, menunjukkan masih banyak kesalahan dari sisi kebahasaan yang bertentangan dengan aturan berbahasa Indonesia yang benar, baik, dan santun. Salah satu lembaga pemerintah yang masih banyak kesalahan penggunaan bahasanya adalah pemerintah desa Wonosri, Ngrombol, Purworejo. Solusi permasalahan di atas adalah dengan penguatan pemakaian bahasa Indonesia secara benar, baik, dan santun pada surat dinas keluar bagi 9 pamong desa Wonosri. Metode yang digunakan adalah presentasi, percontohan, diskusi, workshop penyusunan surat dinas benar dan baik, dan test atau umpan balik. Secara umum hasil menunjukkan bahwa nilai peserta telah meningkat, karena nilai rata-rata sebelum ujian tercatat sebesar 74,0 sedangkan setelah ujian menjadi 86,56. Rata-rata peningkatan nilai di antara para peserta adalah 12,56 sedangkan peningkatan terbesar dicapai oleh Pamong 8 (Kadus I) dengan peningkatan 20 poin. Peningkatan ini terjadi setelah para peserta mengikuti pelatihan penulisan surat dinas keluar, pendampingan penyusunan surat dinas, pemberian contoh ideal surat dinas keluar, pelatihan penggunaan aplikasi penulisan surat dinas, dan evaluasi dan umpan balik.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-07-30
How to Cite
Dermawan, R. N., Wahyuningtyas, S., Nusarini, N., Puspita, O. W., Widowati, W., Sudirman, A., Prihandoko, M. P., Apriani, W., & Esti, N. (2026). Pelatihan Penulisan Surat Resmi Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Linguistik dan Profesionalisme Aparat Desa. Surya Abdimas, 10(3), 462-470. https://doi.org/10.37729/abdimas.v10i3.7372
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)