Analisis Pengaruh Geometri dan Jumlah Sudu terhadap Kinerja Kincir Air Overshot
Abstract
Kincir air overshot merupakan salah satu teknologi ramah lingkungan yang efektif untuk memanfaatkan potensi energi air pada head rendah. Kinerja kincir air ini sangat dipengaruhi oleh parameter geometri sudu tipe lengkung, jumlah sudu, dan debit aliran air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi jumlah sudu (4 sudu, 6 sudu, dan 8 sudu) terhadap daya kincir dan efisiensi kincir air overshot. Pengujian dilakukan secara ekperimental dengan mengalirkan air pada bagian atas kincir dengan memanfaatkan debit air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan debit air berbanding lurus dengan peningkatan torsi dan daya yang dihasilkan. Sehingga kincir air dengan jumlah 8 sudu menghasilkan kinerja yang optimal dibandingkan jumlag 4 sudu dan 6 sudu. Hal ini disebabkan oleh kapasistas tangkapan volume air pada sudu yang lebih kontinu, sehingga meminimalkan rugi-rugi gaya gravitasi yang terjadi saat kincir berputar. Efisiensi tertinggi diperoleh pada konfigurasi 8 sudu.
References
[2] HUMAS EBTKE, “Presiden Joko Widodo: Indonesia Kaya Potensi EBT, Manfaat Bagi Masa Depan Bumi,” vol. 944, pp. 22–25, 2024.
[3] 1992 Djojonegoro,W., “Pengembangan dan penerapan energi baru dan terbarukan, Lokakarya ‘Bio Mature Unit’ (BMU) untuk pengembangan masyarakat pedesaan, BPPT, Jakarta”.
[4] M. J. , S. H. N. , D. D. Boettner. , M. B. B. Moran, FUNDAMENTALS OF ENGINEERING THERMODYNAMICS, Eight Edition. 2006.
[5] P. de, C. M. , J. R. Vries, Buku Panduan Energi Terbarukan. 2011.
[6] J.- Lianda and A.- Adam, “Pembangkit Listrik Tenaga Air Sungai Dengan Kombinasi Turbin Savonius dan Heliks,” JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering), vol. 2, no. 2, pp. 117–120, 2017, doi: 10.32486/jeecae.v2i2.132.
[7] Y. Setiadi, E. Soesilo, and E. Septe, “Perancangan Pico Hydro Portable Type Kincir Air Sebagai Pembangkit Energi Listrik,” Abstract Of Undergraduate …, 2015.
[8] A. R. S. Delvia Rimesye Apalem Ranno Marlany Rachman, Renny James Betaubun, Rudi Serang, Rini Sriyani, Dennis Lorens, Tryantini Sundi Putri, Corvis L Rantererung, Pencemaran Air. CV.TOHAR MEDIA, 2024.
[9] E. Quaranta and R. Revelli, “Gravity water wheels as a micro hydropower energy source: A review based on historic data, design methods, efficiencies and modern optimizations,” 2018. doi: 10.1016/j.rser.2018.08.033.
[10] G. Müller and K. Kauppert, “Performance characteristics of water wheels,” Journal of Hydraulic Research, vol. 42, no. 5, 2004, doi: 10.1080/00221686.2004.9641215.
[11] E. Quaranta and R. Revelli, “Output power and power losses estimation for an overshot water wheel,” Renew. Energy, vol. 83, 2015, doi: 10.1016/j.renene.2015.05.018.
[12] S. V. AWARE, V. V. AWARE, S. KUSHAL, and P. PACHBHAI, “Design and development of pelton wheel for pico-hydro power generation unit,” INTERNATIONAL JOURNAL OF AGRICULTURAL SCIENCES, vol. 12, no. 1, 2016, doi: 10.15740/has/ijas/12.1/60-64.
[13] A. Bachan, N. Ghimire, J. Eisner, S. Chitrakar, and H. Prasad Neopane, “Numerical analysis of low-tech overshot water wheel for off grid purpose,” in Journal of Physics: Conference Series, 2019. doi: 10.1088/1742-6596/1266/1/012001.
[14] R. Kurniawan, D. A. Himawanto, and P. J. Widodo, “The performance of numbers of blade towards picohydro propeller turbine,” in IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 2019. doi: 10.1088/1757-899X/508/1/012057.
[15] Wibowo, Paryatmo. Turbin Air. (2007). Graha Ilmu. Yogyakarta.



