PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI PADA MATERI SISTEM PENDINGIN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TKRO DI SMK INSTITUT INDONESIA KUTOARJO

Authors

DOI:

https://doi.org/10.37729/autotech.v17i1.1784

Keywords:

media, pembelajaran, pemahaman, hasil belaajr

Abstract

 

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) cara menerapkan media pembelajaran video animasi di kelas XI TKRO A SMK Institut Indonesia Kutoarjo tahun ajaran 2020/2021 pada materi perawatan berkala sistem pendingin dan (2) peningkatan pemahaman dan hasil belajar siswa kelas XI TKRO A SMK Institut Indonesia Kutoarjo tahun ajaran 2020/2021 pada materi perawatan berkala sistem pendingin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis & McTaggart. Penelitian dilaksanakan dalam dua kali putaran (siklus) yang diawali dengan pra siklus. Setiap siklus terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian 30 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, angket pemahaman, dan tes hasil belajar. Data tentang hasil belajar diperoleh melalui ujian dan dianalisis untuk membandingkan hasil ujian pada setiap siklus. Cara menerapkan media pembelajaran video animasi pada materi perawatan berkala sistem pendingin dilakukan dengan model demonstrasi, diskusi dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Pemahaman siswa pada pra siklus yaitu 51,43% meningkat menjadi 70% pada siklus I dan pada siklus II mencapai 82,37%. Jadi, pemahaman siswa mengalami peningkatan 18,6% di pra siklus ke siklus I, dan 12,33% di siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa pada pra siklus mencapai nilai rata-rata 52,33 dengan presentase 10% atau 10 siswa yang mencapai nilai KKM (70). Hasil belajar siswa pada siklus I meningkat yakni nilai rata-rata menjadi 68,33 dengan 56,67% atau 17 siswa yang mencapai nilai KKM (70), dan pada siklus II meningkat lagi yakni nilai rata-rata menjadi 80,67 dengan 100% atau 30 siswa mencapai nilai KKM (70). Jadi, peningkatan nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus ke siklus I yaitu 16 poin, dan pada siklus I ke siklus II yaitu 12,33 poin. Sedangkan presentase hasil belajar pada pra siklus ke siklus I mencapai 46,67%, dan pada siklus I ke siklus II mencapai 43,33%. 

Downloads

Published

2022-01-19

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4