PENGARUH KONDISI PERMUKAAN BASAH JALAN DAN BAN PADA JARAK PENGEREMAN KENDARAAN
DOI:
https://doi.org/10.37729/autotech.v19i1.4168Keywords:
koefisien gesek, uji jalan, jarak pengeremanAbstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui jarak pengereman dari kendaraan tanpa beban pada kondisi permukaan jalan kering dan jalan yang basah. Jarak pengereman digunakan sebagai indikator kinerja sistem rem kendaraan. Sistem rem kendaraan merupakan fitur keselamatan aktif kendaraan yang digunakan untuk mengurangi laju atau menghentikan kendaraan. Metode uji jalan secara eksperimen dilakukan dengan memacu kendaraan pada jalan datar dengan kecepatan 40 kpj kemudian dilakukan pengereman hingga kendaraan berhenti. Data yang diperoleh berupa koefisien gesek antara permukaan jalan dan jarak pengereman. Data-data tersebut dikumpulkan dan dianalisa dengan cara deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan perbedaan koefisien gesek antara permukaan kontak ban dan jalan yang kering dan basah sebesar 0.12 atau ada penurunan sebesar 15 %. Di sisi lain menunjukkan hasil yang sejalan terhadap jarak penegereman dimana ada penambahan jarak pengeraman pada kondisi permukaan kontak basah sebesar 22 % dari kondisi permukaan kontak yang kering. Keberadaan lapisan air diantara permukaan ban dan jalan dapat dikatakan mempengaruhi koefisien gesek dan jarak pengereman.
