ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM FILM IPAR ADALAH MAUT KARYA ELIZASIFAA KAJIAN PRAGMATIK
Abstract
Penelitian ini menganalisis tindak tutur dalam film Ipar adalah Maut karya Elizasifaa melalui pendekatan pragmatik, yang bertujuan untuk mengungkap bagaimana bahasa berfungsi untuk membangun makna, emosi, dan hubungan interpersonal antar karakter. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif, dengan fokus pada identifikasi tindak lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam dialog-dialog terpilih. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi dialog film, diikuti oleh analisis pragmatik untuk menafsirkan maksud dan dampak ujaran dalam narasi. Temuan menunjukkan bahwa tindak ilokusi adalah yang paling dominan, karena sering muncul dalam ekspresi perintah, permintaan, penolakan, penegasan, dan emosi yang menggerakkan cerita. Dominasi ini mencerminkan peran kuat bahasa dalam membentuk konflik dan interaksi antar karakter. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti bahwa tindak tutur dalam film tidak hanya digunakan untuk hiburan tetapi juga mencerminkan realitas sosial dan budaya. Melalui interpretasi pragmatik, film ini mengungkapkan nilai-nilai moral tersirat dan aspek-aspek psikologis yang terhubung dengan pengalaman sehari-hari penonton. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian film populer di platform media sosial menggunakan teori pragmatik, sehingga memberikan kontribusi akademis dan praktis. Penelitian ini memperkaya bidang linguistik dengan memperluas penerapan teori tindak tutur, sekaligus menawarkan wawasan untuk pembelajaran bahasa. Kesimpulannya, tindak tutur dalam Ipar adalah Maut menunjukkan pentingnya pragmatik dalam memahami komunikasi, pengembangan naratif, dan penggambaran interaksi sosial.
