Hubungan Atribut Produk Minuman Tradisional Instan Temulawak Rempah Madu Dengan Kepuasan Konsumen (Studi Kasus di Omah Kelor Desa Jladri Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen)

  • Lutfi Yoga Muhammad Lopa Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Dyah Panuntun Utami Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Istiqo Agus Wicaksono Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karateristik konsumen minuman tradisional instan temulawak, (2) atribut minuman, dan (3) hubungan atribut minuman tradisional instan temulawak rempah madu yang diproduksi Omah Kelor dengan kepuasan konsumen. Desain penelitian ini menggunakan metode survei dengan sampel penelitian ini konsumen yang membeli dan mengkonsumsi minuman tradisional instan temulawak rempah madu, yang diambil dengan purposive sampling dan pengambilan sampel secara Convenience Sampling, sehingga diperoleh 97 orang. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, analisis deskriptif, korelasi Rank Spearman, uji hipotesis koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) karateristik konsumen dalam kategori perempuan dengan usia 26-45 tahun berendidikan SMA/ SMK, pekerjaan sebagai karyawan/pegawai, dengan pendapatan satu juta hingga tiga juta rupiah. Alasan mengkonsumi minuman tradisional dua hingga tiga kali dalam seminggu. (2) atribut minuman tradisional instan temulawak rempah madu beserta kekuatan hubungan dengan kepuasan konsumen yaitu meliputi dimensi rasa (sedang), aroma (sedang), tekstur (kuat), warna (kuat), khasiat (sedang), keamanan (kuat). (3) terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara atribut produk minuman tradisional instan temulawak rempah madu yang diproduksi oleh Omah Kelor dengan kepuasan konsumen. Hal ini didukung oleh nilai koefisien korelasi Rank Spearman sebesar 0,723 yang termasuk dalam kategori kuat, serta hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai Zhitung lebih besar dari Ztabel,yang menandakan hubungan yang signifikan secara statistik.

Published
2025-09-30
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)