Analisis Daerah Rawan Bencana Longsor Menggunakan Arc-GIS dalam Upaya Mitigasi Bencana (Studi Kasus: Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah)

  • Indah Puspitasari Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Nurmansyah Alami Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Larashati B'tari Setyaning Universitas Muhammadiyah Purworejo

Abstract

Bencana merupakan salah satu penyebab dampak negatif yang besar dalam beberapa sektor baik dari segi material atau non material. Terdapat peta kerawanan bencana longsor Kabupaten Purworejo, tetapi belum terperinci hingga peta kerawanan kecamatan. Untuk dapat melakukan pemetaan bencana longsor dengan baik maka analisis daerah rawan bencana dengan menggunakan aplikasi Arc – GIS. Aplikasi Arc – GIS digunakan karena fitur lebih lengkap, pengolahan data yang cepat, dan visualisasi peta yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif (skoring) dan Overlay yang berbasis Arc – GIS. Dalam menganalisis daerah yang berpotensi rawan bencana, dapat dilihat dari beberapa faktor antara lain adalah curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, dan penggunaan lahan. Untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi yang dapat memprediksi daerah rawan bencana dengan memvisualisasikan peta bencana berdasarkan kelompok. Peta bencana diharapkan dapat memberikan rekomendasi mitigasi bencana. Hasil dari penelitian ini adalah pemetaan daerah rawan longsor dapat dihitung berdasarkan parameter – parameter yang mempengaruhinya. Kecamatan Loano memiliki 3 kategori rawan bencana yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Setelah melakukan penelitian didapatkan hasil daerah dengan tingkat kerawanan longsor tinggi di Kecamatan Loano sebesar 43% atau 23 Km2. Daerah dengan tingkat kerawanan longsor yang sedang di Kecamatan Loano sebesar 25% atau 13,56 Km2. Daerah yang memiliki tingkat kerawanan longsor yang rendah di Kecamatan Loano sebesar 32% atau 16,84 Km2. Pada daerah tingkat kerawanan longsor tinggi strategi mitigasi yang tepat ialah berupa relokasi pemukiman dan membatasi pembangunan pemukiman di daerah lereng yang rawan bencana longsor. Pada daerah Tingkat kerawanan longsor sedang strategi mitigasi yang tepat ialah memanfaatkan sarana dan prasarana dengan melakukan sosialisasi tentang tempat evakuasi serta jalur evakuasi dan pemasangan alat peringatan dini. Pada daerah tingkat kerawanan longsor rendah perlu dilakukukan upaya mitigasi seperti, pemantauan secara berkala kondisi tanah, edukasi kepada masyarakat mengenai risiko bencana longsor, mengelola penggunaan lahan dengan bijaksana untuk mengurangi risiko tanah longsor.

Published
2025-10-31
How to Cite
Puspitasari, I., Alami, N., & Setyaning, L. B. (2025). Analisis Daerah Rawan Bencana Longsor Menggunakan Arc-GIS dalam Upaya Mitigasi Bencana (Studi Kasus: Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah). Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil, 9(2), 188-199. Retrieved from https://jurnal.umpwr.ac.id/suryabeton/article/view/7946
Section
Articles