PENGARUH WORD OF MOUTH TERHADAP PUSRCHASE INTENTION DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Abstract
Banyaknya pelaku usaha di bidang food and beverage memudahkan masyarakat selaku konsumen dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Namun, bagi para pelaku usaha di bidang food and beverage dengan banyaknya pelaku di bidang yang sama tentunya dapat menyebabkan persaingan dalam meraih dan mempertahankan konsumen. Oleh sebab itu, para pelaku usaha di bidang food and beverage harus memiliki strategi pemasaran yang tepat dalam meraih dan mempertahankan konsumen. Terlebih dalam meraih calon konsumen agarmemiliki keinginan untuk membeliproduk yang dipasarkan, atau dengan kata lali memiliki purchase intention. Purchase intention dapat dipengaruhioleh word of mouth dan brand image.
Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah masyarakat Purworejo yang mengetahui The Bobatime dan belum pernah membeli minuman The Bobatime. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 150 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah valid dan reliabel. Pembuktian hipotesis menggunakan hierarchical regression procedures.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa, word of mouth berpengaruh positif terhadap purchase intention The Bobatime, word of mouth berpengaruh positif terhadap brand image The Bobatime, brandimage berpengaruh positifterhadap purchase intention The Bobatime,brandimagememediasipengaruh wordofmouth terhadap purchaseintentionTheBobatime.
Downloads
Copyright (c) 2026 Sigit Setya Budi, Budiyanto ., Wijayanti .

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




