Integrasi Teknologi Ramah Lingkungan Dalam Pendidikan Pesantren Untuk Mitigasi Bencana

  • Larashati B'tari Setyaning Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Siska Desy Fatmaryanti Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Istiko Agus Wicaksono Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
  • Yusro Al Hakim Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia

Abstract

Pondok pesantren memiliki potensi besar dalam membangun ketangguhan komunitas melalui pendidikan berbasis komunitas, termasuk dalam hal mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan. Namun, keterbatasan fasilitas dan akses teknologi menjadi hambatan utama, seperti yang dialami Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) di Kecamatan Pituruh, Purworejo. Oleh karena itu, pendekatan SmarTERRA (Smart & Sustainable Disaster Resilience) diusulkan sebagai solusi integratif berbasis teknologi hijau, seperti biopori dan sensor banjir yang tidak hanya membantu pengelolaan lingkungan, tetapi juga dapat diintegrasikan dalam kurikulum dan pelatihan santri. Program pengabdian ini dilaksanakan selama tiga bulan dengan pendekatan kualitatif-partisipatif melalui workshop dan pelatihan. Peserta dalam kegiatan workshop dan pelatihan adalah santri dan santriwati yang berjumlah 34 orang dengan tingkat pendidikan SMP dan SMA. Program dimulai dengan tahap pra-kegiatan berupa pengamatan awal dan penilaian dasar untuk mengidentifikasi masalah prioritas mitra. Setelah masalah prioritas pada mitra terpetakan, tim pengabdian selanjutnya menyusun rencana kegiatan sebagai solusi atas masalah tersebut. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Evaluasi instrumen menunjukkan capaian rata-rata baik hingga sangat baik, dengan skor tertinggi pada pemahaman manfaat biopori (92 persen) dan keterampilan pembuatan kompos (85 persen). Sementara itu, aspek instalasi deteksi banjir masih memerlukan pendampingan lanjutan (77 persen). Program telah membangun kesadaran kolektif antara santri, pengelola, dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus membangun ketangguhan terhadap bencana. Dengan demikian, kegiatan SmarTERRA tidak hanya memberikan manfaat praktis berupa teknologi dan keterampilan, tetapi juga manfaat edukatif dan sosial yang mendukung pesantren sebagai pusat pendidikan ramah lingkungan dan tangguh bencana.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-02-13
How to Cite
Setyaning, L. B., Fatmaryanti, S. D., Wicaksono, I. A., & Hakim, Y. A. (2026). Integrasi Teknologi Ramah Lingkungan Dalam Pendidikan Pesantren Untuk Mitigasi Bencana. Surya Abdimas, 10(1), 200-208. https://doi.org/10.37729/abdimas.v10i1.7051
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>