Implementasi Culturally Responsive Science Learning Berbasis Kearifan Lokal Indonesia–Malaysia Bagi Guru dan Pelajar
DOI:
https://doi.org/10.37729/ww08cj73Keywords:
Cultural responsive; Science learning; Kearifan lokalAbstract
Pembelajaran sains yang responsif budaya dapat menjadi pendekatan untuk menghubungkan konsep ilmiah dengan pengalaman dan latar belakang budaya peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Culturally Responsive Science Learning (CRSL) berbasis kearifan lokal Indonesia–Malaysia bagi guru dan pelajar di Ma'ahad As Sultan Ahmad Shah Ad Dinni, Bandar Jengka, Malaysia, serta mendeskripsikan respons peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Februari 2026 melalui kerja sama Universitas Muhammadiyah Purworejo, Universiti Teknologi MARA Malaysia, dan Ma'ahad As Sultan Ahmad Shah Ad Dinni. Tahapan kegiatan meliputi pemaparan konsep CRSL, eksplorasi kearifan lokal Indonesia berupa Candi Borobudur, Dawet Ireng, Mi Ongklok, kelereng, dan egrang, eksplorasi kearifan lokal Malaysia berupa Petronas Twin Towers, Nasi Lemak, dan Es ABC, diskusi interaktif, refleksi tertulis, serta evaluasi kegiatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, refleksi tertulis dari sebagian peserta, dan dokumentasi, dengan enam aspek kajian, yaitu relevansi, ketertarikan, motivasi, pemahaman, apresiasi terhadap kearifan lokal, dan keterlaksanaan kegiatan. Hasil observasi dan refleksi menunjukkan kecenderungan respons positif peserta terhadap penggunaan konteks budaya dalam pembelajaran sains. Peserta menunjukkan ketertarikan terhadap eksplorasi objek budaya, mengaitkan fenomena sehari-hari dengan konsep fisika, serta mengenali bahwa kearifan lokal Indonesia dan Malaysia dapat digunakan sebagai sumber belajar sains. Kegiatan ini menunjukkan bahwa CRSL berbasis kearifan lokal berpotensi mendukung pembelajaran sains yang kontekstual sekaligus memperkuat kolaborasi pendidikan lintas budaya antara institusi Indonesia dan Malaysia.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arif Maftukhin, Eko Setyadi Kurniawan, Yusro Al Hakim, Sriyono Sriyono, Raden Wakhid Akhdinirwanto, Siska Desy Fatmaryanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

