Analisis Kebocoran Seal Input Shaft Transmisi CVT dan Dampaknya terhadap Kinerja Sistem Transmisi pada Mitsubishi Xpander Cross

Authors

DOI:

https://doi.org/10.37729/autotech.v21i02.7653

Abstract

Continuously Variable Transmission (CVT) merupakan sistem transmisi otomatis yang banyak digunakan karena mampu memberikan kenyamanan berkendara dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Namun, kerusakan pada komponen CVT dapat memengaruhi kinerja transmisi, salah satunya kebocoran pada seal input shaft. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebocoran seal input shaft serta dampaknya terhadap kinerja sistem transmisi CVT pada Mitsubishi Xpander Cross.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pemeriksaan langsung pada sistem transmisi CVT. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebocoran pada seal input shaft yang ditandai dengan rembesan dan keluarnya oli transmisi pada area input shaft. Kebocoran tersebut menyebabkan berkurangnya volume oli transmisi sehingga berdampak pada menurunnya performa transmisi, munculnya gejala selip pada CVT, dan perpindahan tenaga yang kurang optimal. Faktor penyebab kerusakan meliputi usia pakai seal, pola akselerasi kendaraan yang tinggi, serta kurangnya service berkala terutama penggantian oli CVT. Oleh karena itu, perawatan transmisi CVT secara berkala sangat penting untuk mencegah kerusakan pada komponen transmisi.

Downloads

Published

2026-05-29

Most read articles by the same author(s)