ANALISIS KINERJA ALTERNATOR IC TERHADAP OUTPUT TEGANGAN PADA BEBAN LISTRIK KENDARAAN RINGAN
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja alternator IC terhadap output tegangan pada beban listrik kendaraan ringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pengukuran langsung terhadap perubahan tegangan keluaran pada berbagai kondisi operasional, yaitu saat mesin stand by, mesin hidup tanpa beban, mesin hidup dengan semua beban menyala, dan mesin mati dengan beban aktif. Data diperoleh melalui pengujian menggunakan multimeter digital yang dilakukan secara berulang untuk memperoleh hasil yang akurat dan konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan meningkat dari 12 V pada kondisi stand by menjadi 13,9 V saat mesin hidup tanpa beban, kemudian menurun sedikit menjadi 13,5 V saat seluruh beban listrik diaktifkan, dan turun signifikan menjadi 11,8 V saat mesin mati dengan beban menyala. Hal ini membuktikan bahwa alternator IC mampu menjaga kestabilan tegangan dalam kondisi operasional normal, serta berfungsi optimal dalam menyuplai daya dan menyeimbangkan sistem kelistrikan kendaraan. Temuan ini sejalan dengan teori bahwa sistem pengisian bekerja ideal pada kisaran tegangan 13-14 V. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan ajar dalam pembelajaran kelistrikan kendaraan di SMK, khususnya pada topik sistem pengisian dan pengujian alternator.
