Strategi Pengembangan Pasar Tradisional di Era Digital: Analisis SWOT pada Pasar Wage dan Pasar Manis di Purwokerto

  • Fadhil Nugraha Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Malihatun Ira
  • Lu'lu'a Ni'mah
  • Intan Maharani
  • Inayah Utami

Abstract

Pasar tradisional di Purwokerto memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan ruang interaksi sosial masyarakat. Namun, di era digital, keberadaannya menghadapi tantangan akibat perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi, serta meningkatnya persaingan dengan ritel modern dan platform daring. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan pasar tradisional melalui studi kasus Pasar Wage dan Pasar Manis. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Responden dipilih menggunakan teknik bola salju yang melibatkan pedagang dan pengelola pasar. Analisis data dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pasar tradisional terletak pada lokasi strategis, pelayanan personal, ketersediaan produk segar lokal, dan harga yang kompetitif. Sementara itu, kelemahan utama meliputi keterbatasan permodalan, rendahnya adopsi teknologi digital, tata ruang yang kurang optimal, serta tingginya risiko kerusakan produk. Dari sisi eksternal, peluang pengembangan didukung oleh kemajuan teknologi digital, meningkatnya preferensi terhadap produk segar, dukungan program UMKM, dan potensi wisata niaga. Adapun ancaman berasal dari ketidakstabilan pasokan, persaingan dengan ritel modern dan e-commerce, persaingan harga internal, serta risiko kebakaran. Berdasarkan analisis SWOT, dirumuskan strategi pengembangan berupa digitalisasi layanan dan pembayaran, penguatan rantai pasok berbasis platform digital, peningkatan akses permodalan, pengembangan pasar sebagai destinasi wisata niaga, serta pendampingan literasi digital bagi pedagang. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan pasar tradisional di era ekonomi digital.

References

[1] T. R. Noor, “Fungsi Sosial-Ekonomi Pasar Tradisional (Studi Tentang Pasar Karah, Kec. Jambangan, Kota Surabaya),” -Tahdzib J. Studi Islam Dan Muamalah, vol. 5, no. 1, pp. 77–96, 2017.
[2] K. Kasto and A. Aminulloh, “ANALISIS RAGAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR MODERN DAN TRADISIONAL DALAM PANDANGAN EKONOMI SYARIAH,” J. Islam. Stud., vol. 1, no. 5, pp. 618–629, Mar. 2024, doi: 10.61341/jis/v1i5.049.
[3] B. S. Cahya, W. T. Subroto, and N. C. Sakti, “The Role of Traditional Markets in Improving the Economy of the Community in Indonesia,” Int. J. Econ., vol. 2, no. 1, pp. 386–396, 2025, doi: 10.62951/ijecm.v1i4.432.
[4] M. F. Rizky, A. Luthfi, and Y. Indrawati, “Market Structure and Conduct in Traditional Markets versus Modern Retail Stores in Situbondo Regency, Indonesia: Evidence from the Structure Conduct Performance (SCP) Framework,” Int. J. Econ. Commer. Manag., vol. 3, no. 1, pp. 51–59, Jan. 2026, doi: 10.62951/ijecm.v3i1.1108.
[5] K. Riviera, S. Suharno, and P. Fauzi, “How Consumers Perceive Towards Traditional or Modern Markets Proven by Consumer Preference Logistic Regression,” J. Ekon. Pembang., vol. 21, no. 02, pp. 137–152, Dec. 2022, doi: 10.22219/jep.v21i02.22986.
[6] L. S. Saragih and S. V. Meak, “Post-revitalization of traditional market in a marketing perspective,” Rev. Manag. Account. Bus. Stud., vol. 1, no. 2, pp. 58–67, Apr. 2022, doi: 10.38043/revenue.v1i2.3737.
[7] B. Hartanto, “Potensi Pasar Tradisional dalam Memajukan Ekonomi Lokal: Studi Kasus Pada Pasar Haji Sani Delta Pawan, Ketapang,” Sunan Kalijaga Islam. Econ. J., vol. 4, no. 1, pp. 67–79, 2025, doi: 10.14421/skiej.2025.4.1.2689.
[8] R. Ranjani, L. Ayu, and M. Nurhikmah, “IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL (Studi Kasus di BSD Serpong dan Pasar Manis Purwokerto),” J. Adm. Publik, vol. 9, no. 1, Jun. 2018, doi: 10.31506/jap.v9i1.4735.
[9] B. A. A. Nugroho and H. Nurcahyanto, “Strategi Pengembangan Pasar Tradisional di Kota Semarang,” J. Manag. Public Policy, vol. 5, no. 1, pp. 187–198, 2016, doi: https://doi.org/10.14710/jppmr.v5i1.10431.
[10] M. A. B. Purba, E. Simarmata, A. I. Manurung, and D. Akbar, “Marketing Strategy of Traditional Market Traders Towards Modern Markets in MMTC,” Perspekt. J. Soc. Libr. Sci., vol. 2, no. 3, pp. 157–164, 2024, doi: 10.70489/perspektif.
[11] S. L. Malelak, T. Olviana, and S. P. N. Nainiti, “Strategi Pengembangan Pasar Tradisional Kasih Naikoten 1 Kecamatan Kota Raja Kota Kupang,” Bull. Excell., vol. 3, no. 2, pp. 157–165, 2019.
[12] K. P. Sitepu, P. Anisa, J. O. T. Sitio, and S. A. J. Tampubolon, “Strategi Pemasaran Pedagang Pasar Tradisional Menghadapi Persaingan dengan Pasar Modern,” KAMPUS Akad. PUBLISING J. Ilm. Ekon. Dan Manaj., vol. 2, no. 10, pp. 101–113, 2024, doi: 10.61722/jiem.v2i10.2645.
[13] A. Moriña, “When people matter: The ethics of qualitative research in the health and social sciences,” Health Soc. Care Community, vol. 29, no. 5, pp. 1559–1565, Sep. 2021, doi: 10.1111/hsc.13221.
[14] P. Villamin, V. Lopez, D. K. Thapa, and M. Cleary, “A Worked Example of Qualitative Descriptive Design: A Step‐by‐Step Guide for Novice and Early Career Researchers,” J. Adv. Nurs., vol. 81, no. 8, pp. 5181–5195, Aug. 2025, doi: 10.1111/jan.16481.
[15] H. Ting, R. Thurasamy, and J.-H. Cheah, “Snowball Sampling: A Review and Guidelines for Survey Research,” Asian J. Bus. Res., vol. 15, no. 1, pp. 1–15, Mar. 2025, doi: 10.14707/ajbr.250186.
[16] N. K. Sutrisnawati, A.A.A Ribeka Martha Purwahita, I Ketut Saskara, A.A. Sagung Ayu Srikandi Putri, and Putu Bagus Wisnu Wardhana, “Strategi Pengembangan Pasar Tradisional sebagai Daya Tarik Wisata di Kota Denpasar Bali: Study Kasus Pasar Kumbasari,” J. Kaji. Dan Terap. Pariwisata, vol. 2, no. 1, pp. 37–46, Nov. 2021, doi: 10.53356/diparojs.v2i1.45.
[17] D. Tazkiyah, “ADAPTASI TRADISI ANGPAO SAAT HARI RAYA LEBARAN DI PURWOKERTO: PERSPEKTIF TEORI AGIL TALCOTT PARSONS,” J. Cakrawala Mandarin, vol. 6, no. 1, p. 76, Jul. 2022, doi: 10.36279/apsmi.v6i1.156.
[18] I. D. Ramadhani, “Pengaruh Faktor Modal Usaha, Lokasi Usaha dan Jumlah Variasi Barang Dagangan terhadap Pendapatan Pedagang Pasar Tradisional (Studi Kasus Pedagang di Pasar Wage Purwokerto),” Skripsi, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Purwokerto, 2023.
[19] F. M. Zain, “Ada di Purwokerto, Pasar Tradisional dengan Pengelolaan Terbaik di Indonesia,” Kompas.com, PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group), 2019. [Online]. Available: https://regional.kompas.com/read/2019/03/21/08000041/ada-di-purwokerto-pasar-tradisional-dengan-pengelolaan-terbaik-di-indonesia
[20] L. Sabrina, A. T. R. Putri, S. Sudarsono, I. Amal, M. G. A. Farizi, and H. Restuadi, “Perempuan Ibu Rumah Tangga dan Pencari Nafkah Dalam Membangun Self Love; Analisis Terhadap Pedagang Perempuan di Pasar Manis Purwokerto Barat,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Nusant. JPkMN, vol. 5, no. 4, pp. 4028–4037, 2024, doi: http://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.3913.
[21] F. Wibowo, A. U. Khasanah, and F. I. F. S. Putra, “Analisis Dampak Kehadiran Pasar Modern terhadap Kinerja Pemasaran Pasar Tradisional Berbasis Perspektif Pedagang dan Konsumen di Kabupaten Wonogiri,” Benefit J. Manajemendan Bisnis, vol. 7, no. 1, 2021.
[22] D. L. Hilyatin, “Preferensi Permodalan Pedagang Pasar Wage Purwokerto, Penguatan Destinasi Keuangan dan Perbankan Syariah Vis A Vis Rentenir di Pasar Tradisional,” El-JIZYA J. Ekon. Islam, vol. 7, no. 2, pp. 215–235, 2019.
[23] N. Laziva and Q. A. Muhammad, “Studi Literatur Digitalisasi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Era Masyarakat 5.0: Strategi dan Faktor,” Manaj. Bus. Innov. Conf.-MBIC, vol. 7, pp. 1050–1079, 2024.
[24] F. A. Nugraha, I. Malihatun, and I. R. P. Utami, “Strategi Bauran Pemasaran 7P pada Industri Perbenihan: Studi Kasus CV Multi Global Agrindo, Kabupaten Karanganyar,” Mimb. Agribisnis J. Pemikir. Masy. Ilm. Berwawasan Agribisnis, vol. 12, no. 1, p. 490, Jan. 2026, doi: 10.25157/ma.v12i1.21069.
[25] I. Marina, D. Sukmawati, E. Juliana, and Z. N. Safa, “Dinamika Pasar Komoditas Pangan Strategis: Analisis Fluktuasi Harga Dan Produksi,” Paspalum J. Ilm. Pertan., vol. 12, no. 1, pp. 160–168, Apr. 2024, doi: 10.35138/paspalum.v12i1.700.
[26] S. A. Lestari, “Analisis Preferensi Generasi Milenial dalam Memutuskan Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai Alat Pembayaran (Studi Kasus : Pembeli yang Melakukan Transaksi di Pasar Manis, Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas),” Skripsi, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Purwokerto, 2022.
[27] O. Anggraeni, E. Puspasari, A. F. N. Ilma, and S. Fatimah, “Financial and Digital Literacy: Their Impact on Interest Use of QRIS and Entrepreneurial Behavior,” EconBankJournal Econ. Bank., vol. 7, no. 1, pp. 76–84, 2025, doi: https://doi.org/10.35829/econbank.v7i1.497.
[28] L. P. Kembang and A. Kalbuadi, “Meningkatkan Keterampilan Pemasaran Bagi Pedagang Pasar Tradisional,” J. Pengabdi. Masy. Pemberdaya. Inov. Dan Perubahan, vol. 4, no. 3, pp. 25–31, 2024, doi: 10.59818/jpm.v4i3.749.
[29] M. N. Nugraheni and T. M. Prihtanti, “Factors Affecting Online Purchase Decision of Spinach Vegetables in Purwokerto through Tukangsayur Site,” TIJDESSA Tanjungpura Int. J. Dyn. Econ. Soc. Sci. Agribus., vol. 1, no. 2, pp. 48–60, 2020, doi: 10.26418/tijdessa.v1i1.41450.
[30] A. D. Marshellina, D. K. R. Istiqomah, N. R. I. Saputra, and Y. S. Shafrani, “Dinamika Peran Pasar Wage dan Rita Super Mall dalam Struktur Ekonomi Kota Purwokerto: Antara Sinergi dan Kompetisi,” J. Ilm. Ekon. DAN Manaj., vol. 3, no. 6, pp. 369–378, Jun. 2025, doi: 10.61722/jiem.v3i6.5125.
[31] A. D. Karina, “Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat terhadap Pelaku Usaha di Pasar Tradisional,” J. Ilm. Dunia Huk., vol. 3, no. 2, pp. 55–67, 2019, doi: https://doi.org/10.35973/jidh.v3i2.1360.
[32] Y. Adilla, S. Adyatma, and D. Arisanty, “Faktor Penyebab Kerentanan Kebakaran Berdasarkan Persepsi Masyarakat di Kelurahan Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah,” J. Pendidik. Geogr., vol. 3, no. 4, pp. 40–57, 2016.
[33] A. N. Pratiwi and H. Koesyanto, “Manajemen Sistem Kebakaran di Pasar,” HIGEIA, vol. 5, no. 1, pp. 52–62, 2021, doi: https://doi.org/10.15294/higeia/v5i1/35734.
Published
2026-04-29
How to Cite
Nugraha, F., Ira, M., Ni’mah, L., Maharani, I., & Utami, I. (2026). Strategi Pengembangan Pasar Tradisional di Era Digital: Analisis SWOT pada Pasar Wage dan Pasar Manis di Purwokerto. Jurnal Riset Agribisnis Dan Peternakan, 11(1), 47-64. https://doi.org/10.37729/jrap.v11i1.7521