PENERAPAN MEDIA VIDEO TUTORIAL MEMBERSIHKAN FILTER UDARA PADA KETERAMPILAN PERBENGKELAN TUNAGRAHITA RINGAN DI SMA-LB
Abstract
Pembelajaran keterampilan perbengkelan bagi murid tunagrahita ringan memerlukan media pembelajaran yang mampu menyajikan prosedur kerja secara konkret, sistematis, dan mudah dipahami sesuai dengan karakteristik murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video tutorial membersihkan filter udara yang layak digunakan sebagai media pembelajaran serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan membersihkan filter udara pada murid tunagrahita ringan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Pengujian efektivitas media dilakukan menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A terhadap satu murid tunagrahita ringan di SLBN Taruna Mandiri Kuningan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket validasi ahli, dan tes kinerja. Analisis validitas media menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI), sedangkan data efektivitas dianalisis menggunakan analisis visual dalam dan antar kondisi pada desain SSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video tutorial memperoleh nilai CVR sebesar 1, I-CVI sebesar 1, dan S-CVI sebesar 1 sehingga dinyatakan sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Penerapan media video tutorial mampu meningkatkan keterampilan membersihkan filter udara yang ditunjukkan oleh peningkatan frekuensi keterampilan dari 17–18 langkah menjadi 22 langkah, peningkatan persentase ketercapaian prosedur dari 77–81% menjadi 100%, serta penurunan durasi penyelesaian praktik dari 332–373 detik menjadi 302–316 detik. Hasil pada fase Baseline-2 menunjukkan bahwa keterampilan tetap bertahan setelah intervensi dihentikan. Berdasarkan hasil tersebut, media video tutorial efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan membersihkan filter udara pada murid tunagrahita ringan.



