Analisis SDGs Ekosistem Sungai Sebagai Model Isu Sosio-Saintifik Lokal Untuk Penguatan Pembelajaran IPA Berbasis ESD
DOI:
https://doi.org/10.37729/jips.v7i1.7512Abstract
Implementasi Education for Sustainable Development (ESD) dalam pembelajaran IPA sering terkendala minimnya integrasi konteks lokal yang relevan. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil keberlanjutan sungai musiman ditinjau dari tiga pilar SDGs serta mengeksplorasi potensinya sebagai sumber belajar berbasis Local Socio-Scientific Issues (SSI). Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan pendekatan studi kasus di DAS Juwangi, Boyolali. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap warga, perangkat desa, dan guru IPA, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dan pencocokan konten (content matching) terhadap Capaian Pembelajaran (CP) IPA Fase D. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, profil keberlanjutan sungai berada dalam kondisi kritis akibat siklus kausalitas destruktif berupa ketiadaan infrastruktur sampah (sosial) merusak kualitas air (lingkungan) dan menekan daya dukung irigasi pertanian (ekonomi). Kedua, secara pedagogis, kompleksitas masalah Ekosistem Sungai Juwangi ini berhasil dipetakan secara nyata ke dalam spektrum materi IPA Fase D, meliputi topik Ekologi, Zat dan Perubahannya, serta Ilmu Bumi. Pemanfaatan matriks SSI lokal ini sangat strategis bagi pendidik untuk mengonkretkan visi ESD, mengubah siswa dari pembelajar pasif menjadi pemecah masalah (problem solver) yang memiliki action competence dan kepedulian terhadap lingkungan terdekatnya.
