Pengaruh Preferensi Orang Tua, Preferensi Anak, dan Persepsi Anak tentang Ketersediaan Lapangan Kerja dalam Menentukan Karier di SMK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh preferensi orang tua, preferensi anak, dan persepsi anak tentang ketersediaan lapangan kerja terhadap penentuan karir tamatan Asisten Keperawatan di SMK Muhammadiyah Lumajang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 62 orang tua dan 62 siswa kepala Asisten Keperawatan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan kuesioner, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling . Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengaruh preferensi orang tua terhadap penentuan karier tamatan Asisten Keperawatan dengan pengaruh yang sangat besar dan dominan, ditunjukkan oleh jawaban positif sebesar 84,83%; (2) terdapat pengaruh preferensi anak terhadap penentuan karier dengan nilai signifikansi < 0,05 dan jawaban positif sebesar 79,67%; (3) terdapat pengaruh persepsi anak tentang ketersediaan lapangan kerja terhadap penentuan karier dengan nilai signifikansi < 0,05 dan jawaban positif sebesar 82,73%; dan (4) secara simultan preferensi orang tua, preferensi anak, dan persepsi anak tentang ketersediaan lapangan kerja berpengaruh signifikan terhadap penentuan karier dengan nilai signifikansi < 0,05. Dengan demikian, variabel ketiga tersebut berperan dalam menentukan karir tamatan Asisten Keperawatan di SMK Muhammadiyah Lumajang.
References
Arjanggi, R. (2017). Identifikasi permasalahan pengambilan keputusan karier remaja. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 22(1), 28-35.
Austin, C. Y. (2009). Factors influencing african american high school students in factors influencing african american high school students in car career decision-making self-efficacy and engineering-related eer decision-making self-efficacy and engineering-related goal intentions [Dissertations, University of Minnesota].
Bashori, W. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi siswa dalam memilih paket keahlian perbankan syariah pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bantul Universitas Islam Indonesia].
BPS. (2022). Tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK paling tinggi. Retrieved 10/10/2023 from https://www.bps.go.id/indicator/6/1179/1/tingkat-pengangguran-terbuka-berdasarkan-tingkat-pendidikan.html
Creed, P. A., & Patton, W. (2003). Differences in career attitude and career knowledge for high school students with and without paid work experience. International Journal for Educational and Vocational Guidance, 3, 21-33.
Creswell, J. W. (2002). Desain penelitian. Pendekatan Kualitatif & Kuantitatif, Jakarta: KIK, 121-180.
Fadilla, P. F., & Abdullah, S. M. (2019). Pengambilan keputusan karier pada siswa SMA ditinjau dari social cognitive theory. Jurnal Psikologi, 8(2), 108-115.
Fahima, R. R., & Akmal, S. Z. (2018). Peranan kebimbangan karier terhadap intensi pindah jurusan kuliah pada mahasiswa. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(1), 83-94. https://doi.org/ 10.15575/psy.v5i1.1639
Gomes, Faustino Cardoso. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : ANDI
Harahap, R. (2014). Duh 87 mahasiswa Indonesia salah jurusan. Retrieved September 9, 2019. Oke News. https://news.okezone.com/read/2014/02/24/373/945961/duh-87-mahasiswa-indonesia-salah-jurusan
Hotz, V. J., & Pantano, J. (2013). Strategic parenting, birth order, and school performance. Journal of population economics(28), 1-23.
Hurlock. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta : Erlangga.
Hussain, S., & Rafique, R. (2013). Role of Parental Expectation and Career Salience in Career Decision Making. Journal of Behavioural Sciences, 23(2), 62-76.
Imtyaaz, R., & Cahyono, R. (2021). Pengambilan Keputusan Pendidikan dan Karier pada Anak Pertama dengan Orang tua Berpreferensi. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental, 1(2), 1478-1496.
Khurniawan, A., & Erda, G. (2019). Peningkatan mutu pendidikan SMK melalui revitalisasi berkelanjutan. Vocational Education Policy, 1(19), 1-14.
Laing, A. S. (1994). Parent perceptions and expectations for siblings of different birth-order positions [Restrospective Theses, IOWA State University]. Ames, Iowa
Lee, I. H., Rojewski, J. W., & Hill, R. B. (2013). Classifying Korean adolescents’ career preparedness. International Journal for Educational and Vocational Guidance, 13, 25-45.
Leung, S. A., Hou, Z. J., Gati, I., & Li, X. (2011). Effects of parental expectations and cultural-values orientation on career decision-making difficulties of Chinese university students. Journal of Vocational Behavior, 78(1), 11-20.
Lustig, D. C., Xu, Y. J., & Strauser, D. R. (2016). The influence of family of origin relationships on career thoughts. Journal of Career Development, 44(1), 49-61. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/0894845316633791
Nhandi, D. (2017). Siblings’ Birth Order Interaction and Self-esteem Development: Forgotten Social Setting for e-Health Delivery in Tanzania? International Journal of Education and Research, 5(1), 51-68.
Nuriana, I. (2020). Pengaruh Self Efficacy, Minat, Dan Dukungan Orang Tua Terhadap Pengambilan Keputusan Karier Remaja Memilih Program Studi Di Perguruan Tinggi (Publication Number 1-120) universitas Airlangga]. Surabaya.
Patton, W., & McMahon, M. (2001). Career development programs: Preparation for lifelong career decision making. ACER.
Purwanta, E. (2012). Faktor yang memengaruhi eksplorasi karier siswa SLTP. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 5(2), 228-243.
Saka, N., Gati, I., & Kelly, K. R. (2008). Emotional and personality-related aspects of career-decision-making difficulties. Journal of Career Assessment, 16(4), 403-424. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/1069072708318900
Salim, R. M. A., & Preston, M. (2019). Parenting styles effect on career exploration behavior in adolescence: Considering parents and adolescent gender. 10(3), 249-254. https://doi.org/10.21512/humaniora.v10i3.5803
Santrock, J. (2011). Child Development. McGraw-Hill International.
Santrock, J. (2016). Adolescence 16th Edition (16 ed.). McGraw-Hill Education.
Sarwandini, S., & Rusmawati, D. (2019). Hubungan antara quality of school life dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XII di SMA Negeri 2 Kebumen. Jurnal Empati, 8(1), 117-122. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/empati.2019.23584
Sharma, V. (2014). Family Environment and Peer Group Influence as Predictors of Academic Stress among Adolescents. Education, 3(3).
Sitorus, R. A., & Sos, S. (2016). Tantangan dan harapan pendidikan kejuruan di Indonesia dalam mewujudkan Sekolah Menengah Kejuruan yang memiliki daya saing ketenagakerjaan. Simposium Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 1-20.
Tobing, G. L. (2015). Korelasi Antara Ketersediaan Lapangan Kerja, Sistem Pengupahan Dan Pekerjaan Sektor Informal. to-ra, 1(2), 129-140.
Wahyuni, C. L., Nurdin, S., & Bustamam, N. (2018). Kematangan karier siswa SMA Negeri 1 Bandar Dua Pidie Jaya. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 3(4).
Wulandari, B., & Surjono, H. D. (2013). Pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar PLC di SMK. Jurnal pendidikan vokasi, 3(2).



