PENGEMBANGAN MODEL LAYANAN TEFA BERBASIS APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BENGKEL (SIMBAT) DI SMK MUHAMMADIYAH KUTOWINANGUN
Keywords:
Model layanan TEFA, aplikasi SIMBATAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model layanan TEFA berbasis aplikasi sistem informasi manajemen bengkel (SIMBAT). Obyek penelitian adalah siswa kelas XII kompetensi keahlian Teknik Kendaraan ringan dan stake holder bengkel TEFA SMK Muhammadiyah Kutowinangun. Permasalahan pada model layanan TEFA selama ini adalah kurang bagusnya pengadministrasian layanan dan persediaan suku cadang. Metode penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan prosedur pengembangan dari Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Metode dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi dan angket. Model layanan TEFA yang selama ini dilaksanakan oleh SMK Muhammadiyah Kutowinangun meliputi tujuh kegiatan : menerima pesanan, konsultasi dan penentuan harga, pengerjaan order, pengendalian kualitas, pembayaran, pelaporan dan tindak lanjut. Pembagian tugas siswa terdiri dari: security, mekanik, partman, cleaning service dan car wash. Pembuatan perintah kerja bengkel, formulir pengambilan barang, kuitansi pembayaran, dan pelaporan keuangan dibuat secara manual dengan bantuan Ms. Excel.Pengembangan Model layanan TEFA dilakukan dengan menggantikan peran Ms. Excel dengan sistem informasi manajemen bengkel (SIMBAT). Perintah kerja bengkel, pengambilan barang, kuitansi pembayaran, laporan keuangan, laporan data persediaan bisa diunduh dari SIMBAT. Tindak lanjut servis dan pengingat servis juga bisa menggunakan data riwayat servis yang tersedia pada SIMBAT. Pembagian tugas siswa TEFA terdiri dari : security, service advisor, mekanik, partman, cleaning service dan car wash. Hasil Uji N-Gain diperoleh nilai rata-rata adalah 81,55 > 70, model layanan TEFA berbasis aplikasi sistem informasi manajemen bengkel (SIMBAT) dinyatakan lebih efektif dibandingkan dengan model sebelumnya
