TRECER STUDY PROGAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MUHAMMADIYAH KABUPATEN SLEMAN

Authors

  • Titik Sunarti Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Edhy Susatya Universitas Ahmad Dahlan image/svg+xml
  • Muhammad Sayuti Universitas Ahmad Dahlan image/svg+xml

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui program tracer study SMK Muhammadiyah Kabupaten Sleman, data faktual tacer study bidang keahlian Teknologi dan Rekayasa SMK Muhammadiyah Kabupaten Sleman, dan kendala tracer study program keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Muhammadiyah Kabupaten Sleman.

Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Langkah penelitian meliputi; identifikasi masalah, pembatasan masalah, penetapan fokus masalah, pelaksanaan penelitian, pengolahan data, dan pelaporan hasil penelitian. Subjek penelitian; kepala sekolah, tim BKK, guru produktif, dan kepala tata usaha. Objek penelitian SMK Muhammadiyah di Kabupaten Sleman. Sampel penelitian adalah kepala sekolah, Tim BKK, guru produktif, KTU/operator SMK Muhammadiyah. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumenatsi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode.

Hasil penelitian; menganalisis kondisi program tracer study; (a) saat ini dari 4 smk yg dilakukan penelitian, tiga mempunyai program tracer study, satu SMK yang tidak memiliki program tracer study (b) bahwa dari 4 SMK yang menjadi acuan adalah 3 SMK yang memilki program (c) adanya pelibatan industri dalam proses pembelajaran, (d) keterlibatan tim khusus dalam pengembangan program tracer study, data faktual tracer study; (a) tamatan di tiga SMK Muhammadiyah terserap di dunia kerja >80% dan satu SMK Muhammadiyah terserap 40%, (b) tingkat partisipasi mengikuti tracer study, tiga SMK Muhammadiyah mencapai 70% dan satu SMK Muhammadiyah Mlati mencapai 30-40%, (c) cara menggali data program tracer study adalah 75% mendatangi alumni dan 25% melalui WA, (d) sumber utama data tamatan mencapai 100%, (e) bidang pekerjaan diminati tamatan; 50% memilih teknik pemesinan dan 50 % memilih perdagangan atau jasa, kendala tracer study SMK Muhammadiyah Kabupaten Sleman, adalah; (a) 50% siswa kurang berminat mengikuti survei, 25% kesulitan menghubungi alumni, dan 25% kurang sumber daya, (b) tantangannya adalah karena lokasi geografis, kompetensi guru dan siswa, kurangnya jejaring, keterbatasan dana dan fasilitas,kurangnya data dan sistem tracer study (c) solusi untuk mengatasi kendala tracer study; membuat database alumni yang terintegrasi dan padu, membentuk tim khusus tracer study, menjalin komunikasi intensif dengan alumni, digitalisasi kuesioner tracer study, menjali kerjasama dengan tempat PKL, sosialisasi pentinganya tracer study sejak awal

Downloads

Published

2026-01-02

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>