Manajemen Teaching Factory dalam Perspektif Peter Drucker: Strategi Penguatan Kualitas Pembelajaran Vokasi
DOI:
https://doi.org/10.37729/bqt7fk75Keywords:
Teaching Factory, manajemen, pendidikan vokasi, kolaborasi industriAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen Teaching Factory (TEFA) pada Program Keahlian Kuliner di SMK Muhammadiyah Salaman berdasarkan fungsi manajemen Peter F. Drucker serta mengidentifikasi kolaborasi sekolah dengan industri dan kendala pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses pengorganisasian data, pengodean, pengembangan kategori dan tema, penyajian, serta interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TEFA Kuliner telah didukung oleh sumber daya manusia, fasilitas, pengalaman produksi, dan jejaring industri, tetapi belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem manajemen yang terstruktur dan berkelanjutan. Pengelolaan TEFA telah memiliki arah pada peningkatan kompetensi peserta didik, tetapi masih memerlukan penguatan pada perencanaan operasional, pembagian tugas, pengukuran kinerja, dan kemampuan manajerial. Kolaborasi dengan industri telah berlangsung melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan kompetensi, tetapi keterlibatan industri dalam pengembangan produk, validasi mutu, pemasaran, evaluasi, dan tata kelola TEFA masih terbatas. Kendala utama berkaitan dengan ketidakstabilan produksi dan pasar, dokumentasi dan evaluasi yang belum sistematis, pemanfaatan fasilitas yang belum optimal, serta belum kuatnya kebijakan internal TEFA. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan TEFA tidak terutama bergantung pada penambahan sumber daya, tetapi pada kemampuan sekolah mengintegrasikan sumber daya melalui sistem manajemen yang terarah, terukur, terdokumentasi, dan kolaboratif.References
Daftar Pustaka
Aryana, P. B. P., Widiartini, N. K., & Mertasari, N. M. S. (2023). Evaluasi pelaksanaan Teaching Factory. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia, 13(2). https://doi.org/10.23887/jpepi.v13i2.2657
Creswell, J. W. (2015). Riset pendidikan: Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi riset kualitatif & kuantitatif. Pustaka Pelajar.
Direktorat Jenderal Pendidikan, V. (2023). Panduan Pelaksanaan Teaching Factory Sekolah Menengah Kejuruan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Drucker, P. F. (1999). Management Challenges for the 21st Century. HarperBusiness.
Drucker, P. F. (2006). The practice of management. Harper & Row.
Erviana, E., Arifin, I., & Ulfatin, N. (2023). Manajemen Teaching Factory dalam membentuk real vocation pada Program Keahlian Tata Busana di SMKN 3 Malang. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 3(10), 918-929. https://doi.org/10.17977/um065v3i102023p918-929
Fitriani, N. L., Bukit, M., & Mujdalipah, S. (2022). Manajemen pembelajaran teaching factory untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Program Studi APHP SMK PPN Lembang. EDUFORTECH, 7(1), 62-84. https://doi.org/10.17509/edufortech.v7i1.44980
Hariati, H., Yahya, M., & Irfan, A. M. (2022). Evaluasi pelaksanaan teaching factory dalam meningkatkan keterampilan dan motivasi berwirausaha siswa SMK di Kota Makassar. UNM Journal of Technology and Vocational, 6(2). https://doi.org/10.26858/ujtv.v6i2.34793
Imran, I., Marji, M., Suswanto, H., & Adhikari, B. P. (2024). The influence of Teaching Factory (TEFA) implementation and work readiness on vocational high school students' future job perspectives. Jurnal Pendidikan Vokasi, 14(1), 86-96. https://doi.org/10.21831/jpv.v14i1.66796
Isnandar, I., Ichwanto, M. A., & Al Ansyorie, M. M. (2023). Sister-cousin TF model based on the influence of work preparedness and learning outcome. Social Sciences & Humanities Open, 8(1), 100722. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2023.100722
Kautsar, A., Wiyono, G., Mulia, M., Iqbal, M., & Al-Fairusy, M. (2022). Teaching Factory model development in vocational high schools. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 6347-6360. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.2461
Kebede, A., Asgedom, A., & Asfaw, A. (2024). Is linking technical and vocational training with industry a bridge to employability? Lessons from a literature review for Ethiopia. Cogent Education, 11(1), 2406721. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2406721
Rosidah, & Sutirman. (2023). Teaching Factory implementation and its contribution to vocational students' competencies. Jurnal Cakrawala Pendidikan. https://doi.org/10.21831/cp.v42i1.49137
Suhartini, R. (2022). Teaching factory management in Vocational High Schools. Ilomata International Journal of Management, 3(2), 194-202. https://doi.org/10.52728/ijjm.v3i2.448
Yoto, Marsono, Qolik, A., & Romadin, A. (2024). Evaluation of teaching factory using CIPP (Context, Input, Process, Product) model to improve vocational high school students' skills. Jurnal Pendidikan Vokasi, 14(1). https://doi.org/10.21831/jpv.v14i1.62573
